Dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang berupa rontgen foto dental pada gigi anak serta observasi lebih lanjut. Observasi terus dilakukan pada benih gigi tetap yang tumbuh setelah trauma.
Jika ternyata gigi tumbuh protrusi (tonggos) maka dapat dilakukan perawatan orthodontik interseptif dengan pemakaian kawat gigi (braces) dilakukan oleh dokter gigi spesialis orthodonti untuk mencegah kelainan gigi menjadi lebih parah di kemudian hari.
Biasanya dokter akan akan menyarankan pasien untuk menggunakan kawat gigi yang lepasan bukan yang tetap (fixed). Sebab, umumnya kawat gigi lepasan digunakan untuk anak dan pada kasus-kasus yang ringan. Selain itu, lebih mudah untuk melakukan perawatan di rumah, karena gampang dilepas dan dipasang kembali, terutama ketika si kecil ingin makan.
(Renny Sundayani)