Beberapa percaya bahwa setiap gangguan pada selaput dara akan menyebabkannya robek. Oleh karena itu, tidak jarang anak perempuan diminta berhati-hati ketika mengendarai sepeda atau aktivitas lain yang dapat menyebabkan selaput dara robek.
Pada kenyataannya, selaput dara lebih mirip kelopak bunga, yang memiliki lipatan dan celah, bahkan dalam keadaan perawan. Selaput dara sangat fleksibel dengan kerapatan yang berbeda. Beberapa selaput dara atau himen tipis, beberapa lebih tebal daripada yang lain.
Saat penetrasi dilakukan, selaput dara dapat terluka. Namun, selaput dara jauh lebih mampu untuk fleksibel dan tahan dari kerusakan. Jadi, tidak tepat bila masyarakat berpikir bahwa tindakan seksual akan selalu menghasilkan perubahan pada selaput dara.
Sudah banyak kasus yang menunjukkan wanita yang telah menikah memiliki selaput dara yang halus meskipun telah aktif secara seksual selama bertahun-tahun. Selaput dara seorang wanita perawan juga sangat mungkin memiliki lubang besar dan celah di sana-sini.
Mitos kekencangan Miss V