Bedanya Kue Keranjang di Tiongkok dengan Indonesia

Devi Setya Lestari, Jurnalis
Minggu 15 Februari 2015 19:07 WIB
Kue keranjang khas Imlek (Foto:Shutterstock)
Share :

KUE keranjang hampir selalu ada sebagai suguhan warga Tionghoa yang merayakan Imlek di Indonesia. Meski berasal dari Tiongkok, tapi baik bentuk, warna maupun rasa kue keranjang yang ada di Indonesia jauh berbeda dengan aslinya di Negeri Tirai Bambu itu.

Di Tanah Air, Anda akan melihat kue keranjang berbentuk bulat, berwarna cokelat pekat dan bercita rasa sangat manis. Padahal, di negara asalnya, kue yang bernama asli nian gao ini memiliki bentuk lonjong seperti lontong, berwarna putih, dan memiliki cita rasa yang tawar.

"Di China, kue keranjang terbuat dari beberapa bahan diantaranya terbuat dari campuran labu dan lobak putih. Ini yang membuat kue keranjang berwarna putih," kata Chef Henry Mak, Executive Chef Hotel Ciputra, Jakarta, ketika dihubungi Okezone, Minggu (15/2/2015).

Sedangkan di Indonesia, lanjut pria yang memiliki nama lengkap Mak Yat Meng ini, kue keranjang terbuat dari tepung ketan dan gula pasir, inilah yang membuat kue keranjang berwarna cokelat karena adanya proses karamelisasi. Sementara rasanya menjadi manis, Chef Henry menjelaskan, karena mengikuti selera lidah orang Indonesia yang suka akan rasa manis.

Kemudian kue keranjang dicetak menggunakan anyaman bambu, dalam proses pencetakan itu kue keranjang harus didiamkan selama dua hingga tiga hari sampai menjadi padat. Karena memiliki rasa manis, gurih dan legit, kue keranjang dapat dimakan langsung. Namun kebanyakan warga Tionghoa mengolahnya lagi dengan cara digoreng menggunakan adonan tepung terigu.(ndr/yac)

(Tuty Ocktaviany)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya