"Dari penelitian tersebut disimpulkan bahwa modified chronic care model efektif meningkatkan kualitas hidup anak, meningkatkan kemampuan pengelolaan diri anak, meningkatkan status fungsional anak dan meningkatkan sikap keluarga dalam merawat anak," katanya dalam Promosi Doktor di Gedung Fakultas Ilmu Keperawatan UI, Depok, Rabu (7/1/2015).
Berdasarkan hasil tersebut, Titi merekomendasikan agar model yang dia hasilkan dapat direplikasi di rumah sakit pemerintah lain.
"Indonesia termasuk menjadi negara lempengan sabuk Talasemia. Tidak bisa disembuhkan ini genetis diidap seumur hidup, dan tidak menular," jelasnya.
Selama rentang HB penderita dalam keadaan normal, maka dia akan baik - baik saja. Tetapi jika di bawah ambang batas, penderita bisa lemah lesu saat beraktivitas.
"Ini bisa dideteksi sejak bayi. Gejala utamanya anemia. Ke depannya kita kasih asuhan yang komprehnsif. Jadi jangan sampai kelebihan zat besi," tandasnya.
(Renny Sundayani)