Dia mencontohkan opor ayam atau rendang daging. Semestinya, hidangan Nusantara ini disuguhkan dengan cara yang lebih modern sehingga semakin mengundang selera makan pencinta kuliner.
Salah satu alasan yang membuat para chef lokal semakin bangga mengolah makanan tradisional, menurut Hendro, adalah justru karena makanan tradisional lebih sulit pengolahannya ketimbang makanan Eropa atau Barat.
"Makanan Eropa itu lebih mudah cara pengolahannya. Coba kalau makanan tradisional bahan-bahan bumbunya harus dihaluskan dulu, diblender, ditumis sampai harum, sampai keluar minyaknya, tapi justru ini yang menantang kemampuan chef kita untuk membuat masakan yang lezat," tutup pendiri sekolah culinary Foodies Academy ini. (ndr)
(Fitri Yulianti)