PERALATAN masak besi memegang tempat khusus di hati para penyuka masak. Alasannya alat masak ini cenderung ekonomis, tahan lama, serbaguna, menjaga panas dengan baik, dan memasak makanan secara merata. Namun, butuh perhatian untuk merawatnya.
Pengalaman membuktikan, jika dirawat dengan baik wajan besi dapat bertahan selama beberapa generasi. Meski demikian, banyak pertanyaan melingkupi penggunaan dan perawatan wajan besi. Apakah boleh dicuci dengan sabun? Bagaimana memperlakukan wajan besi secara baik? dan sebagainya.
Simak tips seputar perawatan alat
masak besi agar berumur panjang dan tidak mudah berkara, seperti dilansir
Epicurious.
Cuci dengan sabun hanya sekali
Ketika Anda membeli peralatan masak besi, cuci pertama kali menggunakan air sabun ringan, tetapi itu saja. Hindari sabun yang keras dan sabut gosok setelahnya karena bahan-bahan tersebut menyebabkan lapisan peralatan masak besi terkelupas. Jangan juga menggunakan mesin cuci piring.
"Bumbui" peralatan masak besi
"Bumbu" dimaksud bukan dengan garam dan merica. "Bumbu" pada peralatan masak besi adalah lemak atau minyak yang turut menambah ketebalan lapisannya. Semakin sering Anda menggunakan
alat masak tersebut, semakin tebal lapisan lemak di dalamnya.
Untuk membersihkannya, panaskan oven sampai suhu sekira 149 derajat Celsius. Tempatkan lapisan kertas aluminium di permukaan oven kemudian alat masak besi di atasnya. Panaskan
alat masak besi selama 10 menit lalu keluarkan.
Pegang menggunakan kain atau handuk kertas, lapisi alat masak besi dengan sekira satu sendok makan minyak sayur dan lemak daging hingga terasa lengket. Masukkan kembali alat masak besi ke dalam oven dan panaskan selama 10 menit.
Setelah itu, lap lapisan lemak atau minyak dari alat masak besi. Putar terbalik dan masukkan kembali ke dalam oven (posisi kertas alumium di bawah alat masak besi untuk menampung setiap tetesan lemak dan minyak). Panggang kembali selama satu jam. Matikan oven, dan biarkan alat masak besi dingin dalam oven. Ulangi proses ini sesering Anda menggunakannya untuk memasak bahan berlemak dan berminyak sehingga lapisan lemaknya tidak menempel lama pada alat masak besi.
Gunakan untuk memasak
Peralatan masak besi sangat bagus untuk segala olahan, mulai membakar, memanggang, ataupun sekadar menumis. Jika Anda punya alat masak besi baru, disarankan untuk tidak mulai menggunakannya untuk makanan dengan kandungan lemak tinggi untuk menjaga lapisannya. Penting dicatat, jangan pernah membiarkan makanan berada di atas alat masak besi. Asam dalam makanan dapat memecah permukaan alat masak besi.
Jaga tetap bersih
Ada baiknya segera
cuci alat masak besi setelah dipakai, jangan direndam. Cuci dengan air hangat dan spons atau sikat kaku non-logam untuk menghilangkan residu masakan. Untuk menanggalkan kerak makanan, tuangkan garam kosher pada wajan yang masih hangat. Gunakan lap untuk menggosok panci dengan garam kosher lalu bilas dengan air panas.
Keringkan sepenuhnya usai dicuci
Kelembapan adalah musuh alat masak besi karena mempercepat proses karat. Jadi, setelah dicuci dan dibilas, segera keringkan alat
masak besi. Caranya, letakkan di atas kompor dengan api kecil, dan biarkan kering selama beberapa menit lalu gunakan kain atau handuk kertas untuk menggosok bahan-bahan berlemak yang masih tersisa.
Simpan dengan hati-hati
Simpan peralatan masak besi di tempat yang kering dan tutup untuk menghindari karat. Jika karat muncul, lap alat masak besi Anda dengan wol baja.
(Fitri Yulianti)