Salah satu peneliti, Peter Herbert Kann, dari Philipps University di Marburg, Jerman, mengatakan hormon kortisol masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan lebih tinggi daripada yang tinggal di daerah pedesaan.
“Temuan kami menunjukkan bahwa orang yang meninggalkan gaya hidup pedesaan untuk tinggal di lingkungan perkotaan akan memiliki tingkat hormon kortisol yang lebih tinggi,” demikian seperti dilansir Khaleejtimes, Senin (22/12/2014).
“Stres ini nampaknya memengaruhi peningkatan penderita diabetes di negara-negara berkembang,” pungkas Kann. (yac)
(Tuty Ocktaviany)