UNTUK mendorong Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Dettol membangun fasilitas 500 sanitasi di sekolah dasar dan lembaga institusi lain yang tersebar di Pulau Jawa. Inisiatif ini menjadi salah satu upaya penurunan angka kematian yang disebabkan oleh diare atau ISPA.
Presiden Direktur RB Indonesia Ratanjit Das mengatakan, inisiatif membuat sanitasi ini menjadi bagian dari Misi Hidup Sehat Dettol yang digalakkan pada akhir 2013 lalu. Dettol berkomitmen untuk menciptakan kesadaran akan PHBS yang sejalan dengan visi global dalam menciptakan keluarga sehat dan bahagia.
"Akses fasilitas cuci tangan di sekolah dasar akan memainkan peran penting dalam menciptakan kesadaran berperilaku hidup bersih dan sehat pada usia dini. Kami percaya hal ini akan memberi pengaruh positif kepada keluarga dan lingkungn sekitar," ujar Ratanjit di SDN Gondangdia 05 Pagi, Jalan Probolinggo No 20, Menteng, Jakarta, Kamis (11/12/2014).
Pada kesempatan sama, dr Ulul Albab dari perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengatakan, misi PHBS haruslah membumi. Kebiasaan ini jangan hanya menyentuh kawasan perkotaan yang sedang berkembang. Namun juga di wilayah pelosok diharapkan dapat menikmati kebiasaan cuci tangan dengan langkah benar.
"Gerakan hidup sehat harus membumi. Tahun ini kami sudah mengadakan pembinaan di 50 sekolah. Pada 2015 mendatang, kami coba sosialisasikan kebiasaan ini hingga lebih banyak menyentuh kawasan Indonesia Timur yang belum memiliki fasilitas memadai," ucap dr Ulul
Seperti diketahui, cuci tangan menjadi cara dasar untuk meminimalisir segala jenis penyakit yang menyerang tubuh manusia. Karenanya, pentingnya sanitasi memadai harus dan membiasakan diri cuci tangan harus selalu ada di benak kita. (yac)
(Tuty Ocktaviany)