Rahasia Aviliani Bisa Duduki Puncak Karier

Fitri Yulianti, Jurnalis
Kamis 11 Desember 2014 13:27 WIB
Aviliani tidak pernah membuat target dalam kariernya (Foto: Rizhki Rezahdy)
Share :

PENGAMAT ekonomi Aviliani kini dipercaya menjadi Komisaris Bank Mandiri. Dia mengungkapkan rahasia menapaki jalan hingga di puncak karier.
 
Sejak dahulu memulai karier di bidang ekonomi, Aviliani senantiasa memegang prinsip bahwa belajar bisa dari mana saja. Dia belajar banyak hal ketika bekerja mencari data di INDEF. Dia belajar ketika diminta pihak perusahaan menjadi pembicara dadakan dalam seminar. Dia belajar ketika ditawarkan menjadi pembawa acara di stasiun televisi, yang harus mengumpulkan banyak materi sebelum wawancara. Dia juga belajar ketika stasiun radio memintanya siaran analisis keuangan setiap hari selama 10 menit meskipun tidak dibayar.
 
"Kesempatan enggak datang dua kali. Saya dulu enggak bisa ngomong di depan banyak orang. Karena di radio itu, saya jadi bisa ngomong," katanya kepada Okezone saat ditemui di Four Seasons Hotel, Jakarta, Selasa (9/12/2014).
 
Mengambil kesempatan yang datang, Aviliani bukan tidak pernah menolak kesempatan emas. Dia melakukannya atas dasar sebuah pertimbangan.
 
"Ditawari menteri, bukan saya enggak mau mengambil kesempatan tersebut. Saya pertimbangkan bahwa efeknya saya enggak akan independen lagi. Ketika saya ngomong, dalam konteks sudah tidak jadi menteri, orang bisa bilang saya sakit hati. Itu yang saya enggak mau, makanya saya konsisten di sini," ungkap wanita kelahiran Malang, 14 Desember 1961, ini.
 
Hingga kini menjadi Komisaris Bank Mandiri, Aviliani mengaku tidak pernah membuat target dalam kariernya. Khawatir makin banyak kekecewaan, ujarnya. Terpenting, baginya, adalah menjalankan segala tugas dengan senang hati agar jalan karier yang ditapaki terasa mulus.
 
"Ketika kita banyak bersyukur dengan apa yang kita lakukan, dengan sendirinya banyak hal kita dapatkan," tuturnya.
 
Faktor pendukung kemajuan karier lainnya, Aviliani menyebut lebih kepada sisi kerohanian. "Sedikit sisihkan uang untuk anak yatim piatu. Doa mereka menghindari Anda dari kejahatan. Jangan menyakiti orang lain dan jangan membantah perkataan ibu. Doa ibu meluruskan kita," tutupnya.

(Fitri Yulianti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya