Peneliti Amerika Rekomendasikan Sunat Bayi Laki-Laki

Erika Kurnia, Jurnalis
Jum'at 05 Desember 2014 17:36 WIB
Sunat sangat direkomendasikan di Amerika (Foto:Dailymail)
Share :

Prosedur sunat terbukti bermanfaat dilakukan karena kuman dapat tumbuh di bawah kulup (bagian dari kulit yang disunat). Para pejabat CDC menemukan bahwa sunat dapat menurunkan risiko pria dari penyakit menular seksual, kanker penis, dan bahkan infeksi saluran kemih.

Sebagaimana dilansir dari Dailymail, Jumat (5/12/2014), pedoman baru ini adalah hasil dari penelitian selama tujuh tahun, setelah sejumlah penelitian yang berpengaruh di Afrika menunjukkan bahwa sunat dapat membantu menghentikan penyebaran virus HIV-AIDS.

"Manfaat sunat pada laki-laki telah menjadi lebih dan lebih jelas lagi selama sepuluh tahun terakhir," kata Dr. Aaron Tobian, peneliti Johns Hopkins University yang terlibat dalam salah satu studi di Afrika. Namun pedoman ini penting, karena jumlah bayi laki-laki baru lahir yang disunat telah merosot, tambahnya.

Dalam pedoman baru, CDC mengatakan ada bukti kuat bahwa sekarang sunat laki-laki dapat mengurangi risiko pria terkena HIV dari pasangan wanita yang terinfeksi oleh 50 sampai 60 persen, mengurangi risiko herpes kelamin dan strain human papillomavirus (HPV) tertentu sampai 30 persen atau lebih, menurunkan kemungkinan infeksi saluran kemih pada masa bayi, dan kanker penis.

Pedoman ini juga mengatakan sunat lebih aman dilakukan pada bayi yang baru lahir dan anak-anak daripada laki-laki dewasa, karena komplikasi yang mungkin terjadi, selain pendarahan kecil dan rasa sakit yang paling umum dirasakan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya