"Kita punya kartu, tapi kalau tidak punya layanan kesehatan tidak berjalan. Kita harus preventif dan promotif, serta penguatan layanan kesehatan primer jadi prioritas utama," tambahnya.
Bila ditinjau masalahnya, BPJS Kesehatan Bengkulu mengaku kesulitan menyamakan data karena atas dasar sumber berbeda. Di samping itu, ada masalah penyadaran mengenai pembayaran iuran rutin.
"Itu yang jadi masalah dan kita harus cari solusinya," tutup Menkes Nila.
(Tuty Ocktaviany)