Masyarakat Bengkulu Antusias Jadi Peserta BPJS

Dewi Kania, Jurnalis
Rabu 03 Desember 2014 09:38 WIB
Masyarakat Bengkulu antusias jadi peserta BPJS (Foto: Dewi Kania/Okezone)
Share :

SEJAK diluncurkan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) 2014, masyarakat Provinsi Bengkulu antusias mendaftarkan dirinya menjadi anggota peserta mandiri BPJS. Saat ini, jumlah anggotanya sudah mencapai angka 55 persen.

Melihat data ini, Menteri Kesehatan Prof Nila F Moeloek terus mendukung agar terus bisa merangkul masyarakat untuk bergotong royong mendaftar BPJS. Pasalnya, program ini penting membantu masyarakat berupa asuransi yang mengusung sistem gotong royong.

"Ya, tadi saya baca datanya sudah 55 persen. Kita harap BPJS, JKN, atau KIS itu gotong royong. Jadi, kayak bapak gubernur juga gabung jadi peserta dan bayar rutin," ucapnya di Kantor BPJS Kesehatan, Jalan Pembangunan, Kota Bengkulu, Selasa, 2 Desember 2014

Menkes Nila menambahkan, meski sudah cukup baik, ada beberapa kendala untuk mensosialisasikan program ini kepada seluruh warga. Salah satunya, masalah pengadaan fasilitas kesehatan dan perilaku masyarakat.

"Kita punya kartu, tapi kalau tidak punya layanan kesehatan tidak berjalan. Kita harus preventif dan promotif, serta penguatan layanan kesehatan primer jadi prioritas utama," tambahnya.

Bila ditinjau masalahnya, BPJS Kesehatan Bengkulu mengaku kesulitan menyamakan data karena atas dasar sumber berbeda. Di samping itu, ada masalah penyadaran mengenai pembayaran iuran rutin.

"Itu yang jadi masalah dan kita harus cari solusinya," tutup Menkes Nila.

(Tuty Ocktaviany)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya