Profesor yang menginspirasi Walikota Depok untuk mencanangkan ini menganggap pekerjaan ini tidaklah mudah. Namun dengan mengalihkan konsumsi nasi ke sumber pangan padi lainnya, dapat membuat menciptakan sumber pangan baru dengan nilai gizi dan ekonomi yang lebih baik.
Menurut fakta, Indonesia masih menjadi negara di Asia dengan konsumsi nasi tertinggi, yaitu sekitar 109 kg per kapita dalam setahun, dibandingkan dengan rata-rata konsumsi nasi di negara lain yang hanya mencapai 60 kg.
“Ini menyebabkan swasembada beras kita terus meningkat, belum lagi masalah politik yang ditimbulkan. Oleh karena itu, bisa enggak kita makan dengan tidak sering tambah nasi? Itu bisa jadi latihan sederhananya,” pungkasnya.
(Renny Sundayani)