ARTIS Marshanda tengah mendapatkan sorotan pemberitaan media Tanah Air paskaperseteruan dengan ibunda, Rianti Sofyan. Banyak pihak menyayangkan tindakan ibunda yang diduga melakukan “pemasungan” terhadap Marshanda di rumah sakit selama delapan hari. Tindakan tersebut pun sangat disayangkan oleh psikolog Veronica Soepomo.
Saat situasi Marshanda labil paskaperceraian dengan Ben Kasyafani, baiknya keluarga, khususnya ibunda, bukan menjadi musuh bagi Marshanda atau biasa disapa Chacha. Demikian pendapat psikolog Veronica Soepomo.
Menurutnya, seharusnya ibunda menjadi tempat Chacha mencurahkan isi hati agar bisa tenang dalam menghadapi berbagai persoalan hidup yang tengah dialami. Namun, jika ditelisik Chacha, dia mengakui tidak mendapatkan kasih sayang dari Rianti Sofyan. Hal ini yang menjadi pemicu Marshanda menilai negatif pada ibundanya.
“Ibu seharusnya menjadi teman bagi anaknya yang sedang mengalami masalah, bukan malah menjadi musuh. Harusnya ibunda Marshanda mampu mengatasi masalah anaknya, bukan membuat masalahnya lebih besar,” tuturnya kepada Okezone lewat sambungan telefon, Selasa 12 Agustus 2014.
Psikolog ini menambahkan, ibu merupakan muara saat anak menghadapi persoalan hidup. Dengan begitu, permasalahan yang dirasakan anak tidak akan bertambah besar karena dia merasa diperhatikan oleh ibu. Peran ibu di dalam rumah tangga sangat penting dibanding ayah. Pasalnya, batin ibu dan anak selalu menyatu dalam kondisi susah maupun senang.
Dalam kasus yang dialami Marshanda, Veronica menilai ada pemicu yang mendorong ibunya melakukan hal tersebut. Tetapi, sangat disayangkan sosok ibu sebagai orang yang mampu memberikan solusi malah mendadak menjadi musuh anaknya sendiri.
“Ini mesti ada sesuatu di baliknya, yang saya tidak mengetahui hal tersebut. Tapi, tindakannya terlalu berlebihan hingga sang anak dimasukkan ke rumah sakit. Padahal anak itu butuh pelukan saja untuk dapat meredakan permasalahan rumit yang dimilkinya,” tutupnya.
(Fitri Yulianti)