Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Suka Moody Parah, Waspadai Gangguan Bipolar

Raiza Andini , Jurnalis-Jum'at, 08 Agustus 2014 |03:24 WIB
Suka <i>Moody</i> Parah, Waspadai Gangguan Bipolar
Kenali gejala bipolar saat anak masih kecil (Foto: sauceink)
A
A
A

MENDETEKSI pengidap gangguan bipolar memang susah-susah gampang. Pasalnya, harus diagnosa lewat psikiater atau psikolog yang sudah ahli.

Psikolog RA. Oriza Sativa, S.Psi, Psi, CH,CCR, menyebutkan tanda seseorang mengidap bipolar, yaitu memiliki mood yang tidak stabil. Untuk itu, ia menyarankan agar memerhatikan anak yang sejak kecil mengalami mood parah, karena dikhawatirkan memiliki tanda awal terjangkitnya gangguan bipolar. (Baca: Orang Pengidap Bipolar Bisa Miliki Hasrat Seksual Tinggi)

“Kalau ada anak kecil atau usia kanak-kanak sudah memiliki mood yang parah, suka meraung-raung, dia ada kemungkinan terjangkit bipolar,” katanya kepada Okezone lewat sambungan telefon, Kamis 7 Agustus 2014.

Dia menambahkan, anak yang orangtuanya lebih dulu mengidap gangguan bipolar, maka saat usianya 14 tahun si anak bisa dideteksi apakah alami gangguan bipolar atau tidak. Untuk itu, agar tidak masuk dalam golongan lanjut, anak tersebut harus diperiksa ke dokter atau psikiater. (Baca: Suasana Hati Penderita Bipolar Tak Bisa Diprediksi)

“Awal mulanya bisa dideteksi pada saat usia remaja, itu usia atau masa-masa kapan bipolar timbul. Maksimal dewasa atau beranjak dewasa, kalau tanda-tandanya semakin parah harus segera ke dokter atau psikiater,” tutupnya. (ren) (Baca: Orangtua Alami Gangguan Bipolar Bisa Menurun ke Anak)

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement