Apa Sih Penyebab Anak Suka Teriak-Teriak?

Qalbinur Nawawi, Jurnalis
Kamis 12 Juni 2014 15:03 WIB
Anak-anak suka teriak (Foto: Newscomau)
Share :

TEMPER tantrum atau perilaku marah anak prasekolah, pasti pernah kita lihat, pada tetangga ataupun saudara. Orangtua perlu untuk mengukur penyebabnya sehingga bisa ditemukan solusi segera.

Anak biasanya mengekpresikan kemarahan dengan merengek di lantai, mendendang, berteriak, sampai membanting barang tertentu. Roslina Verauli, psikolog anak dan keluarga, menerangkan bahwa untuk bisa mengetahui penyebab anak marah berlebihan harus melihat profil klinisnya dahulu.

"Profil klinis itu seperti apa? Si anak memiliki gangguan perkembangan atau enggak? Seperti autisme, ADHD, communicated disorder? Kalau punya, sudah pasti anak berisiko mengalami kondisi tantrum," katanya dalam talkshow serta re-launching Bebelac dengan Bebenutri Plus di Jakarta, baru-baru ini.

Tanyakan juga, tambahnya, apakah anak tersebut merasa sulit berekspresi secara verbal dengan orang lain? Kemampuan bahasanya sudah berkembang atau belum dengan sebayanya? Beberapa pertanyaan tersebut akan menjadi pertimbangan diagnosa. Biasanya, anak yang masih susah berkomunikasi dengan orangtuanya juga bisa menyebabkannya mengeluarkan emosi berlebihan. Terakhir, tandas Verauli, tanyakan juga apakah anak tersebut menerima perilaku apresiatif dari orangtuanya.

Kalau memang anak "bersih" dari gangguan perkembangan dan masalah psikologis, mungkin saja anak mengalami tantrum lantaran pola pengasuhan dan lingkungan sekitar.

"Anak-anak umur satu sampai dua tahun itu harus distimulasi agar mereka bisa mengekpresikan kemauannya dalam bentuk yang tepat ataupun mengendalikannya. Sebab, kalau tidak distimulasi, bisa membuat anak mengalami tantrum," pungkasnya.

(Ainun Fika Muftiarini)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya