Legenda Tari Silampari dari Putri yang Diculik

Winda Destiana, Jurnalis
Sabtu 23 November 2013 08:02 WIB
Tari Silampari (Foto: rri)
Share :

KONON, ada seorang putri cantik anak dari Raja Linggau yang hilang di Bukit Sulap. Legenda ini sangat terkenal di Kota Lubuklinggau.

Pada zaman dahulu kala, ada seorang putri cantik bernama Dayang Torek. Ia adalah putri dari pasangan Selendang Kuning dengan Raja Linggau. Kecantikan Dayang Torek terdengar sampai ke telinga Pangeran Palembang. Muncullah niat sang Pangeran untuk meminang Dayang Torek guna menyatukan Palembang dan Lubuklinggau.

Namun, Dayang Torek menolak. Entah apa alasanya, ia tidak ingin menikah dengan Pangeran tersebut. Dayang Torek akhirnya diculik dan dibawa ke Palembang untuk dinikahkan paksa dengan Pangeran Palembang tersebut.

Suatu ketika, salah seorang kerabat kerajaan Linggau diutus untuk mencari Dayang Torek. Setelah bertemu, ternyata Dayang Torek telah memiliki anak. Anak tersebut kemudian dibunuh oleh saudara Dayang Torek dengan menggunakan taring yang telah disiapkan.

Karena itulah akhirnya Dayang Torek meminta pada dewata untuk diangkat ke khayangan. Sejak saat itu, akhirnya sang putri menghilang dan tak bisa ditemui lagi. Sejak saat itulah muncul Tari Silampari.

Tari Silampari dibawakan oleh enam orang perempuan dan satu laki-laki. Tari ini diangkat dari kehidupan masyarakat Kota Lubuklinggau, yang lebih dikenal dengan nama Silampari. Sebagai kota transit, tentunya akan banyak pengaruh budaya yang datang dan silih berganti, tetapi itu tidak menyurutkan semangat generasi muda Kota Lubuklinggau untuk tetap mempertahankan adat budayanya sebagai Bumi Silampari Lubuklinggau. Materi gerak ini merupakan pengembangan dari aspek ruang, waktu, dan ttenaga, Tetapi masih dalam tataran gerak yang berkembang di Lubuklinggau pada umumnya.

(Fitri Yulianti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya