SETIAP pasangan yang menikah mustahil tidak memiliki konflik di dalam rumah tangga. Ada kalanya, di tengah perjalanan membangun biduk rumah tangga mereka mendapat masalah yang besar yang sulit untuk dihadapi.
Kebanyakan wanita saat diterpa konflik dengan pasangannya, memilih untuk pulang ke rumah orangtua. Budaya seperti ini, kerap terjadi pada pasangan suami-istri di Indonesia.
Psikolog keluarga dan anak Roslina Verauli, menyarankan kepada pasangan suami-istri, untuk tidak melibatkan orangtua kedalam konflik rumah tangga ketika memiliki masalah.
“Kalau lagi bertengkar, selesaikan masalah Anda dan pasangan berdua. Bukan malah kabur ke rumah orangtua, ini cara yang tidak dewasa. Orang yang sudah menikah, bukan lagi tanggung jawab orangtuanya,” ungkapnya kepada Okezone lewat sambungan telefon, Jumat (15/11/2013).
Pasangan suami istri harus mengetahui bahwa, tanggung jawab rumahtangga Anda sepenuhnya ada di suami dan diri mereka sendiri. Roslina menambahkan memberikan solusi bagaimana cara agar tidak melibatkan orangtua saat menghadapi masalah.
“Jika seseorang itu sudah siap menikah, mereka tidak lagi mengadu kepada orangtuanya. Ia hadapi berdua, cari solusi berdua, jangan libatkan orangtua di setiap perkara pernikahan Anda,” katanya.(ren)
(Tuty Ocktaviany)