Kapan Balita Boleh Makan Mie?

Dwi Indah Nurcahyani, Jurnalis
Rabu 13 November 2013 19:38 WIB
Anak makan mie (Foto: Google)
Share :

SAJIAN mie, termasuk mie instan yang menawarkan rasa nikmat membuat siapa pun ketagihan, tak terkecuali anak-anak. Lantas, apakah balita juga sudah boleh mengonsumsi makanan tersebut?

Menurut Prof Dr. Ir Hardinsyah, MS dalam desain produk dijelaskan bahwa 6-24 bulan ada yang namanya MPASI. Itu standar yang perlu dipenuhi orangtua. Dan mie instan tak termasuk di dalamnya yang dianjurkan.

Lalu, pada usia berapa anak boleh mengonsumsi mie?

"Setelah dua tahun boleh, karena ada makanan khusus untuk anak 6-24 bulan," katanya usai peluncuran Indomie Taste of Asia di Kana Restolounge, Landmark Building, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2013).

Ketika anak ketagihan makan mie

Mie instan yang menawarkan beragam rasa memang menggoda selera. Bahkan, tak sedikit anak-anak yang ketagihan dengan olahan tersebut dan lama-lama tak mau konsumsi makanan lainnya

Menanggapi hal tersebut, Prof Hardin mengatakan bahwa kalau masa kecilnya dibiasakan dengan makan ikan, maka dia pun akan terbiasa.

"Seperti saya misalnya, sejak kecil dibiasakan makan ikan, ya jadi terbiasa makan ikan, jadi bukan kecanduan. Buah juga gitu. Kebetulan saya anak petani yang terbiasa banyak menanam buah. Jadi kalau tak makan buah usai makan, rasanya tidak enak, bukannya pusing ya. Karenanya, menanamkan kebiasaan buruk dan jelek akan menimbulkan kebiasaan buruk dan jelek berikutnya, jadi tergantung orangtua memberikan pengertian pada anak-anaknya," tambahnya.

Prof Hardinsyah juga mengingatkan bahwa anak di atas dua tahun boleh diberikan mie, asal tidak berlebihan.

"Boleh diberikan, tapi sifatnya memperkenalkan. Kalau sampai tak mau makan yang lain karena makan mie, artinya anak itu kebanyakan atau terlalu sering dikasih. Makanya pesan Kemenkes juga kan makanlah aneka ragam makanan setiap hari," tutupnya.

(Dwi Indah Nurcahyani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya