ADJIE Notonegoro dan Stephanus Hammy menjadi desainer yang membuka rangkaian acara Jakarta Islamic Fashion Week (JIFW) 2013. Kali ini, masing-masing menampilkan busana yang bernuansakan Islami.
Stephanus Hammy, misalnya. Kain tenun NTT diterjemahkan dalam beberapa busana seperti,
crop jacket,
skirt, blazer, celana dengan padu padan yang cantik. Sedangkan rancangan busana Adji Notonegoro pun tak kalah menarik. Sebanyak 17 busana pria ataupun wanita dikemas dalam tema
Fabulous Moslem of Indonesia.
Untuk wanita, Adjie memang lebih banyak menerjemahkannya dalam model busana seperti gamis dan kaftan yang dilengkapi dengan turban sebagai penutup kepala.
"Busana kali ini memang lebih modern, lebih
sophisticated, bisa dipakai di pesta juga. Siapa pun bisa pakai, termasuk orang yang berbadan besar sekalipun," tutur Adjie saat ditemui
Okezone usai peragaan busana di Jakarta Convention Center Senayan, Jakarta, Rabu (26/6/2013).
Secara keseluruhan, rancangan tersebut sebenarnya sangat simpel. Meski begitu, tetap ada detail khas Adjie yang ditampilkan pada rancangan kali ini.
"Saya sebenarnya mengutamakan potongan simpel, tapi rumit karena detail," kata Adjie.
"Saya ingin melihat wanita Indonesia berpakaian lebih modern, sangat gaya, dan
chic," imbuhnya.
Sedangkan untuk pria pun juga sama. Gamis yang didominasi warna putih dan dipadukan dengan turban juga menjadi koleksi terbaru busana muslim pria Adjie Notonegoro.
"Kali ini saya terinspirasi dari Pakistan, termasuk sepatu juga yang modelnya khas," katanya.
Kendati mampu menampilkan kemewahan pada si pemakai, Adjie mengaku busana kali ini harganya lebih bisa dijangkau.
"Busananya ini lebih murah, dijual dengan harga Rp1 juta-Rp3 juta," tutupnya.
(Tuty Ocktaviany)