AJANG Jakarta Islamic Fashion Week (JIFW) 2013 tentunya membawa warna sendiri bagi dunia fashion Indonesia. Bahkan, perhelatan yang baru pertama kali diselenggarakan itu dinilai memiliki banyak manfaat.
Hal ini pula yang diungkapkan oleh Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Linda Amalia Sari Gumelar. Menurutnya, ajang
fashion show juga menjadi salah satu bentuk dari pelestarian budaya Indonesia.
"Ini bukan saja sebagai ajang
fashion, tapi juga pelestarian terhadap budaya," jelasnya di Cenerawasih Room, Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Rabu (26/6/2013).
Selain itu, ajang
fashion juga memiliki dampak positif bagi perekonomian bangsa.
"Ini juga berdampak untuk ekonomi masyarakat. Memajukan UKM di daerah dan garmen, serta membuka jaringan mode," imbuhnya.
Karenanya, Linda berharap bahwa acara tersebut bisa dilakukan di daerah lain dan terus berkelanjutan ke depan.
"Saya juga berharap bukan saja dilakukan di Jakarta, tapi juga digelar di tempat lain karena banyak desainer lokal di daerah yang bisa dibawa serta," tutupnya.
(Tuty Ocktaviany)