Saat Wanita Dikritik Tak Perlu Reaktif

Tuty Ocktaviany, Jurnalis
Senin 24 Juni 2013 01:09 WIB
GKR Hemas (Foto: Runi/Okezone)
Share :

BUKAN rahasia lagi bahwa wanita mempunyai sifat yang mudah lemah ketika dikritik. Hal ini berbeda dengan pria yang ingin selalu menunjukkan sebagai sosok yang kuat di hadapan banyak orang.
 
Dalam hal karakter, pria dan wanita memang berbeda. Hal inilah yang sering kali memengaruhi sikap wanita dalam keseharian, entah itu di dalam lingkungan pekerjaan atau rumah sekalipun.
 
Bahkan ketika dikritik pun, wanita sering kali berubah menjadi sosok yang lemah. Padahal, sikap seperti ini tidak harus dipertahankan karena akan berdampak kurang baik.
 
“Sikap wanita terhadap kritik tidak harus reaktif. Harus dijadikan sebagai bahan evaluasi diri,” kata Gusti Kanjeng Ratu Hemas kepada Okezone di Gedung Nusantara III DPR RI, Jakarta, belum lama ini.
 
Ucapan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah tersebut beralasan mengingat semua persoalan bisa diselesaikan dengan kepala dingin dan tidak perlu mengedepankan amarah.

“Kebenaran dan rasionalitas harus tetap menjadi pegangan dalam mengambil sikap dan keputusan,” tutup istri dari Sultan Hamengkubuwono X ini.

(Tuty Ocktaviany)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya