Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

GKR Hemas Usung Gaya Kepemimpinan Demokratis

Tuty Ocktaviany , Jurnalis-Selasa, 25 Juni 2013 |11:41 WIB
GKR Hemas Usung Gaya Kepemimpinan Demokratis
GKR Hemas (Foto: Runi/Okezone)
A
A
A

TIDAK semua wanita bisa menjadi pemimpin yang sukses. Namun, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas mampu membuktikannya.

Menjadi seorang pemimpin memang tidak mudah. Banyak hal yang harus dilakukan agar sukses mencapai tujuan yang diinginkan.

Hal ini berlaku bagi pemimpin dari kalangan pria maupun wanita. Sebagaimana pengalaman GKR Hemas, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah.

Lantas, gaya kepemimpinan seperti apa yang diterapkan Hemas?

“Saya kira gaya kepemimpinan demokratis dan transformatif (yang membawa perubahan dan mengajak anggota untuk mencapai tujuan organisasi,” terangnya.

Terkait gaya kepemimpinan wanita dan pria, mana yang lebih unggul, Hemas punya jawaban sendiri.

“Pada organisasi atau institusi yang lebih maju akan memberikan kesempatan bagi wanita yang mampu dan memenuhi persyaratan kepemimpinan sesuai situasi dan kondisi sekarang ini,” jelas istri dari Sultan Hamengkubuwono X ini.

Menurutnya, walaupun ada sedikit perbedaan potensi kepemimpinan di antara mereka, di mana keunggulan dan kelemahan potensi kepemimpinan wanita dan pria merupakan hal yang saling mengisi.

“Begitu juga dengan karakteristik kepemimpinan wanita dan pria dapat saling disinergikan menjadi kekuatan yang harmonis bagi organisasi yang bersangkutan,” tutupnya.

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement