KESEMPATAN emas didapatkan Indonesia untuk tampil di New York. Dua desainer berbakat Auguste Soesastro dan Ardistia mewakili Indonesia di ajang tersebut.
Keindahan tenun akan melenggang di panggung
Trend Report Fall/Winter 2013/2014 yang diadakan
Fashion Group International (FGI) pada 15 April 2013.
Dalam kesempatan tersebut, dua desainer akan membawakan busana yang dibuat dari tenun yang dikemas dengan nuansa market internasional. Ardistia dan Auguste sendiri nantinya membawakan 10
outfit.
"Ini merupakan koleksi
fall 2013 yang dibuat dari tenun bertema
New York Fall 2013
Tenun Capsule Collection, Chic Androgynous," tuturnya di galeri Cita Tenun Indonesia, Selasa (9/4/2013).
Inspirasi sendiri, sambung Disti, terpengaruh dari pelukis dan arsitek Bali, I Gusti Nyoman Lempad, di mana begitu kuat dengan garis desain hitam dan putih. Disti mengaku menuangkan garis desain sesuai hal tersebut.
"Putih itu
timeless. Koleksinya memang berbasis warna-warna dasar sederhana, tapi
powerfull dengan palet hitam, vanila, krem, dan gold. Sementara untuk penggunaan bahan ialah tenun garut dan tenun bali," imbuhnya.
Sementara Auguste pun tak kalah apik membawakan karyanya. Dalam karya berjudul
Ecological Luxuries by Kraton, Auguste yang menggunakan songket bali dan tenun palembang, serta beberapa tenun lainnya sebagai kombinasi juga membawakan 10 koleksi.
Potongan berbentuk jaket,
coat, terusan,
dress tanpa lengan, dan syal menjadi koleksi yang ditawarkan. Sementara Disti menawarkan potongan jaket, rok,
dress, dan kemeja.
(Tuty Ocktaviany)