BANDUNG - Pasanggiri Mojang Jajaka (Moka) Jabar 2012 kembali dihelat. Ajang tahunan ini diharapkan membantu pemerintah mengembangkan kepariwisataan Jawa Barat yang berwawasan go green.
Pasanggiri tahunan ini diikuti 25 pasang perwakilan dari 25 kabupaten kota se-Jawa Barat. Digelar di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Bandung, Jawa Barat, Selasa (27/11/2012) malam, event ini menghasilkan beberapa pemenang.
Daftar pemenang Moka Jabar 2012, di antaranya Widya Sarasayu Kusuma M (pemenang pertama), Nadya Victoryka (Wakil 1 asal Kota Depok), dan Cindy Intan Audya Putri (Wakil 2 asal Kabupaten Kuningan), Arini Widya Yulianti (Harapan 1 asal Kabupaten Purwakarta), Ririn Prameswari (Harapan 2 asal Kota Bogor), dan Linda Dwi Astuti (Harapan 3 asal Kota bekasi).
Sementara, Jajaka terpilih berhasil diraih Yuda Purwa Purnama (pemenang pertama dari Kabupaten Bandung Barat), Ageng Sutrisno (Wakil 1 asal Kabupaten Kuningan), dan Anggoro Seto (Wakil 2 asal Kota Bekasi), Ivan Hendry Tholense (Harapan 1 asal Kota Depok), Herul Paturohman (Harapan 2 asal Kabupaten Majalengka), dan Muhamad Marikar Arsyi (Harapan 3 asal Kota Bandung).
Pooling Terbanyak Kameumeut Jabar 2012 Mojang diraih Lisa Adriana Paramitha (asal Kota Cirebon) sedangkan Jajaka Kameumeut diraih Muhammad Ressa Fauzi (asal Kabupaten Purwakarta).
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Drs. Nunung Sobari MM mengatakan bahwa kegiatan Mojang Jajaka Jawa Barat 2012 merupakan event tahunan yang berimplikasi terhadap berbagai dinamika kehidupan di kalangan generasi muda.
"Semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam kegiatan ini, akan semakin banyak pula kreativitas di kalangan pemuda lainnya yang memiliki potensi dan prestasi, khususnya dalam membantu pemerintah mengembangkan kepariwisataan Jawa Barat yang berwawasan go green," ungkapnya.
Penyelenggaraan Pasanggiri Moka Jabar 2012 sekaligus bertujuan menumbuhkembangkan kecintaan generasi muda terhadap kebudayaan Jawa Barat. "Tujuannya adalah memacu generasi muda berprestasi dan berkreasi serta inovasi," tutupnya.
(Fitri Yulianti)