SEBUAH studi menunjukkan sarapan pagi dengan makanan cepat saji dapat menghambat aliran darah dalam tubuh. Tingginya kalori dan lemak dalam makanan cepat saji dipastikan menjadi penyebab utama.
Para peneliti merekrut 20 orang sehat dengan usia rata-rata 23 tahun. Mereka akan menjalani tes yang mengukur seberapa efisien aliran darah melalui pembuluh lengan mereka. Beberapa peserta diminta untuk tidak mengonsumsi makanan cepat saji, sementara yang lain diberikan makanan cepat saji berupa sandwich sebagai sarapan.
“Hasil menunjukkan peserta yang mengonsumsi sandwich sebagai sarapan memiliki aliran darah yang kurang efisien setelah dua jam mengonsumsi makanan cepat saji. Ada penurunan kemampuan pembuluh kecil dari lengan, padahal pembuluh ini yang menghasilkan aliran darah,” tutur Dr. Todd Anderson, direktur dari University of Calgary's Libin Cardiovascular Institute of Alberta, demikian yang dilansir Health24.
Pelebaran pembuluh darah umumnya membantu darah mendapatkan lebih banyak oksigen untuk tubuh, apalagi ketika Anda berolahraga. Namun, dengan adanya gangguan pada pembuluh darah dapat membuat orang lebih rentan mengembangkan risiko stroke dan serangan jantung. (ina)
(Tuty Ocktaviany)