BERBICARA dengan anak sebaiknya tidak sembarang dilakukan dengan berbagai kalimat negatif. Inilah beberapa hal terlarang yang sebaiknya Anda katakan pada buah hati.
Pikiran buah hati yang masih polos sebaiknya tidak dikotori dengan berbagai hal tidak baik. Sebagai orangtua, Anda perlu menunjukkan kalimat-kalimat positif saat berbincang dengan buah hati. Jika tidak, pikiran mereka akan terkontaminasi dengan hal buruk yang merusak masa depannya. Berikut ini panduannya, seperti dilansir Parenting.
“Tinggalkan aku sendiri!”
Selelah apapun Anda, jangan pernah mengatakan kalimat ini di depan anak. Pesan ini hanya akan membuat mereka berpikir bahwa tidak ada gunanya berbicara dengan orangtuanya karena Anda telah membuat pagar tersendiri sebelum mereka sempat melayangkan obrolan.
Ganti kalimat Anda dengan frasa yang lebih lembut seperti, “Ibu harus menyelesaikan satu hal ini terlebih dahulu, jadi kamu bermain dulu beberapa menit. Saat ibu selesai, kita akan pergi ke luar bersama.”
“Mengapa kamu bisa sedemikian bodoh?”
Label yang meremehkan anak-anak akan membekas di otaknya, meski mereka tidak mendengar langsung. Karenanya, jauhi label negatif untuk disampaikan pada anak, baik langsung ataupun tidak langsung. Pasalnya, hal tersebut akan merusak kepercayaan dirinya. Pendekatan terbaik, yakni mengatasi perilakunya dengan melayangkan kalimat positif yang mendukung kepribadian anak Anda.
“Jangan menangis”
Adakalanya anak-anak takut dan menangis menjadi pelariannya. Biarkan mereka meluapkan perasaan dengan tangisan, terutama balita di mana mereka tidak bisa mengutarakan perasaannya dengan kata-kata.
(Tuty Ocktaviany)