Asty Ananta Gencar Promosikan Kebaya

Gita Ramadian, Jurnalis
Selasa 15 Mei 2012 15:00 WIB
Asty Ananta (Foto: dok Okezone)
Share :

KECINTAAN Asty Ananata pada busana kebaya tidak cukup dengan mengenakannya dalam berbagai jamuan penting, tapi juga mempromosikannya secara luas kepada khalayak.

Kebaya merupakan busana khas wanita Indonesia sejak dahulu kala. Karenanya pantaslah bila kebaya patut dilestarikan keberadaannya.

Sebagai wanita Indonesia, Asty Ananta merasa punya kewajiban untuk menjaga warisan budaya Indonesia. Salah satu bukti nyata yang dilakukannya yakni dengan mempromosikan kebaya dan batik ke mancanegara.

"Saya berharap kebaya khas Indonesia bisa semakin dikenal di dunia internasional," ujar lajang berusia 27 tahun itu saat ditemui usai pagelaran busana Raden Sirait di Hotel Harris, Kelapa Gading, Jakarta, Senin 14 Mei 2012.

Dalam berbagai kesempatan, Asty pun kerap menggunakan kebaya sebagai busana pilihannya. Menurutnya, kebaya tidak kalah bila dibandingkan dengan gaun-gaun model lain. Dirinya pun merasa bangga manakala kebayanya dipuji orang lain. Baginya, hal ini sesuai dengan misinya melestarikan busana tradisional Indonesia ini.

Asty diketahui menjadi salah satu dari ikon Raden Sirait beberapa tahun belakangan ini. Sebagai ikon, Asty kerap mengikuti peragaan busana bersama Raden Sirait di Indonesia, bahkan hingga ke mancanegara.

"Saat saya dan Asty keluar negeri, kami selalu berusaha memerkenalkan kebaya dan batik. Pernah suatu saat ketika di India, kami bicara panjang lebar mengenai batik dan kebaya Indonesia pada orang yang tidak kami kenal," ujar Raden Sirait yang ditemui di acara yang sama.

Asty Ananta dan Raden Sirait merupakan beberapa orang yang giat menggalakkan kebaya. Tidak hanya di Indonesia, namun juga di pentas Internasional. Raden bahkan bermimpi kelak kebaya dapat menjadi busana yang dikenakan artis-artis Hollywood saat menghadiri acara penghargaan Oscar. (ind)

(Tuty Ocktaviany)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya