MESKI sebuah kegiatan sederhana dan mudah, ternyata berpelukan memiliki banyak manfaat loh Moms! Yuk, kulik lebih jauh manfaat berpelukan dengan sang buah hati.
Berikut ini penjelasan lengkap dari Jovita Maria Ferliana MPsi, staf pengajar Fakultas Psikologi Ukrida.
Pelukan = Dukungan
Secara psikologis berpelukan adalah mendapatkan dukungan dari orang lain, mendatangkan kekuatan jika sedang dalam keadaan sedih, disisi lain juga bisa meningkatkan kepercayaan diri seseorang. Dengan dipeluk kita merasa lebih nyaman. Secara
neurotransmitter saat tubuh merasakan sentuhan,
neurotransmitter akan mengirimkan hormon
endorphine dalam darah, hormon ini adalah hormon yang berperan memberikan rasa nyaman
. Endorphine adalah
neurotransmitter yang membantu tubuh dalam menangani rasa sakit, stres dan masalah emosional.
Endorphine bertanggung jawab untuk memberikan rasa senang.
Saat tubuh merasakan sentuhan ada sensasi melekat di kulit melalui sistem saraf di kulit yang kemudian menghantarkan pesan ke otak kemudian hormon
endorphine keluar. Hebatnya meski dilakukan hanya beberapa detik saja, namun efek sensasi rasa nyaman dan membekasnya masih berlangsung terus hingga beberapa menit, apalagi jika
Moms melakukan bersama si kecil dengan rasa yang sangat mendalam, penuh arti dan melibatkan kontak mata sebelum dan sesudahnya, hal ini mempunyai efek yang lebih lama lagi bisa mencapai hingga 10 menit. Semakin banyak berpelukan berarti si kecil semakin merasa nyaman.
Jika si Kecil Jarang Dipeluk
Bila
Moms rutin memeluk si kecil maka ia akan merasa nyaman, aman, dikasihi, empati, “aku ada untuk kamu dan kamu ada untuk aku”. Sebaliknya bila si kecil jarang mendapatkan pelukan dari
Moms or Dads maka ia akan merasa tidak aman, tidak nyaman, menjadi sulit beradaptasi, kurang percaya diri. Karena si kecil yang merasakan banyak kenyamanan ke depannya ia akan lebih mampu mengontrol diri dibandingkan dengan yang kurang atau tidak sama sekali.
Waktu Terbaik Berpelukan
Tidak ada batasan waktu kapan
Moms ingin memeluk si kecil
. Namun, ada momen tertentu yang bisa membuat menjadi menyenangkan:
- Berpelukan di pagi hari, berarti memulai hari dari waktu rileks (tidur) kemudian memberikan rasa nyaman yang menemaninya sepanjang aktivitas sehari penuh.
- Saat sedang membutuhkan
support, seperti saat si kecil merasa sedang ada masalah atau sedang
bad mood maka sebuah pelukan sangat berarti baginya. Pertanda aku sayang kamu dan selalu ada di sisimu.
- Saat si kecil sedang merasa tidak stabil atau bertengkar dengan kakak, adik atau teman mainnya ketika dipeluk maka energi marah atau emosinya langsung menyusut.
- Ketika berangkat dan pulang kerja pelukan merupakan titik poin kita akan berpisah serta bertemu kembali dengan si kecil. Artinya kita akan dan kemudian sudah melewati hari ini dengan kegiatan kita masing-masing yang cukup melelahkan dan aku kembali untukmu dengan memulai memupuk energi positif dengan berpelukan.
- Saat sebelum tidur. Berpelukan membuat tidur lebih tenang, pada anak pelukan membuat tidur si kecil juga akan lebih pulas dan nyenyak.
Saat Berpelukan Sebaiknya...
Saat berpelukan sebaiknya
Moms juga memberikannya kata-kata baik atau menyenangkan untuk si kecil seperti “Ibu sayang adik,” “Ibu bangga dengan kakak,” atau “
I love you, Nak
” Hal ini seperti sebuah
double twist bagi si kecil karena secara fisik dari atas hingga bawah merasa nyaman kemudian diberikan penguatan lewat kata-kata positif, layaknya si kecil dapat hadiah plus bonus. Secara fisik mendapatkan kenyamanan dan secara verbal mendengarkan secara auditori memberikan efek ganda bagi si kecil dampaknya ia mendapatkan dua sensori sekaligus secara sensorik dan auditor. Akan lebih baik lagi jika ditambah dengan kontak mata, karena dengan menatap si kecil
Moms memberikan tiga stimulus sekaligus yaitu sensorik, visual dan auditori.
Eye contact menjadi sangat penting karena dengan
eye contact
Moms memberikan komunikasi non-verbal pada si kecil yang notabene masih sedang belajar banyak kosakata karena si kecil juga belum bisa mengekspresikan dirinya dengan verbal (melalui kata-kata) sebanyak orang dewasa
. Bahasa yang paling mudah dilakukan dengan si kecil adalah bahasa dengan tatapan mata.
Saat Berpelukan Jangan...
- Sambil memegang kunci, hp, ber-BBM-an atau sedang memegang barang lainnya.
- Sambil menelpon.
-Memeluk setengah hati (tidak
full body contact).
Berpelukan Bisa Sambil...
- Menonton televisi.
- Membacakan cerita.
- Sambil menatap matahari terbenam.
- Sambil mendongeng di tempat tidur.
- Saat bangun dan akan tidur.
- Saat sebelum dan sesudah kerja.
- Ketika akan pergi dan pulang dari sekolahnya.
- Ketika ia akan melakukan kegiatan tertentu, misalnya makan, atau melukis dan sebagainya. (Sumber: Mom & Kiddie)
(Tuty Ocktaviany)