UNTUK mendeteksi kemungkinan terjadinya kanker serviks (mulut rahim), pap smear sangat disarankan bagi wanita yang telah menikah. Namun, perlukah diwaspadai keluarnya darah setelah pemeriksaan pap smear?
“Sangat normal beberapa tetes darah keluar usai
pap smear. Sebab saat melakukan
pap smear, dokter kandungan menggosokan semacam spatula ke mulut rahim Anda untuk mengambil sampel cairan untuk kemudian diperiksa di laboratorium,” jelas Lee Shulman MD, profesor bidang kandungan di Feinberg of Medicine di Northwestern University.
Menurutnya, sangat mungkin bagi alat pemeriksa menggores mulut rahim sehingga meneteskan darah. Demikian yang dilansir
Cosmopolitan, Senin (5/12/2011).
“Tapi beritahu dokter kandungan jika darah masih menetes 24 jam berikutnya. Risiko infeksi bisa terjadi,” tutupnya.
(Tuty Ocktaviany)