Belajar Peduli Air di Tepi Situ Pengasinan

Pasha Ernowo, Jurnalis
Kamis 13 Oktober 2011 07:47 WIB
istimewa
Share :

BINGUNG menentukan tempat untuk berwisata sambil menikmati udara yang segar di seputar Jakarta sembari belajar tentang tanaman hias? Coba saja sambangi Situ Pengasinan di Sawangan, Depok.

Situ atau Danau Pengasinan menawarkan panorama alam desa yang terkesan sejuk dan damai. Situ ini menjadi sebuah obyek wisata air.

Situ pengasinan terletak di wilayah Kelurahan Pengasinan, Sawangan, Kota Depok. Udara di sekitar situ terasa  sejuk, dengan latar belakang Gunung Salak.

Menuju ke lokasi ini dapat di tempuh dari Jalan Margonda Raya menuju Jalan Raya Sawangan setelah melewati RSUD Kota Depok, akan bertemu pertigaan Pengasinan. Sekira 1,8 kilometer, akan bertemu gerbang Selamat Datang Situ Wisata Air Pengasinan.

Pengujung akan disuguhkan fasilitas sepeda air, yaitu perahu yang digerakkan dengan menggenjot pedal. Sepeda air yang dicat dengan warna-warna terang itu berbentuk hewan, seperti bebek, kuda laut, dan angsa.

Kalau Anda tertarik mengelilingi danau, cobalah menyewa sepeda air. Tarifnya Rp7.000 untuk dewasa dan Rp4.000 untuk anak-anak per 15 menit.

Bersepeda air selama 15 menit cukup melelahkan, hitung-hitung berolahraga. Selain itu pengunjung dapat menyusuri pinggiran danau yang sudah tertata rapi untuk ber-jogging.

Jika lelah, memang tidak ada tempat duduk yang tersedia. Tapi bukan berarti pengunjung tidak bisa melepas lelah. Manfaatkan saja tepian danau dan areal di bawah pohon-pohon kelapa yang masih kecil untuk duduk-duduk sembari menikmati keindahan seputar danau seluas tujuh hektare ini.

Anda juga bisa memancing di tepi sungai. Maka itu, jangan lupa bawa alat pemancingan ya.

Sarana Belajar Saat Libur


Selain berwisata air, kalau Anda pergi ke Situ Pengasinan jangan lewatkan untuk mampir ke Gon Ku Nursery. Di tempat ini banyak hal yang bisa didapatkan pengunjung dari mulai cara memelihara tanaman hias, hingga bagaimana membuat suasana lingkungan menjadi asri dan indah. Sang pemilik Heri Syaefudin dengan senang hati menerima pengunjung yang datang.

Menurut Heri, selain menikmati keindahan situ, pengunjung dapat memanfaatkan lokasi ini sebagai sarana pembelajaran dan bermain pada akhir pekan.  Di antaranya, belajar mengenal beraneka jenis tanaman hias, menanam bibitnya, memelihara dan melakukan perbanyakan dengan cara setek atau cangkok. Selain itu, pengunjung diajak untuk lebih tahu dan peduli tentang air dan konservasi lahan.

“Mengenal cara bertanam, konservasi air sejak dini langsung praktik di lapangan merupakan acara yang menyenangkan bagi anak-anak,” kata Heri, saat ditemui okezone, Selasa, (11/10/2011).

Konsep kembali ke alam inilah yang dikembangkan Heri beserta teman-temannya yang tergabung dalam Kelompok Tani dan Koperasi Maju Bersama.

Alhasil, Situ Pengasinan tidak hanya sebagai lokasi wisata air saja tapi juga wisata pendidikan pengenalan lingkungan.

Pengunjung yang datang berombongan akan diajak belajar menanam dan konservasi lahan sekeliling situ. “Hal ini sangat relevan dengan beberapa bencana banjir yang salah satu sebabnya adalah kurangnya kepedulian masyarakat terhadap air dan konservasi lingkungan hidup sekeliling,” tambah Heri.

Kegiatan diawali dengan mengajak pengunjung berkeliling danau dan bermain. Dalam perjalanan tersebut, mereka sambil belajar tentang ekologi air dengan mengamati ekosistem yang ada di danau. Diharapkan, mereka akan tahu gambaran mengenai pentingnya sebuah situ, tanaman, dan resapan air.

Setelah puas berkeliling situ, belajar ekologi air, dan berdiskusi, mereka diajak ke kebun atau nurseri untuk belajar menjadi seorang petani tanaman hias. Yang paling mudah adalah belajar bagaimana mencangkok, menanam, menyetek tanam tersebut. Hasilnya pun boleh dibawa pulang sebagai buah tangan sekalian belajar merawatnya di rumah masing-masing.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya