WHA Fokus Pada Pencegahan & Pengendalian Penyakit Tidak Menular

Chaerunnisa, Jurnalis
Minggu 22 Mei 2011 07:19 WIB
Pencegahan & pengendalian penyakit tidak menular. (Foto: Getty Images)
Share :

PENCEGAHAN dan pengendalian penyakit tidak menular menjadi prioritas dalam perencanaan pengembangan dan kebijakan kesehatan di tiap negara. Hal tersebut berdasarkan keputusan kongres Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Menteri Kesehatan dr Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr. PH memimpin degelasi Indonesia pada World Health Assembly (WHA) ke-64 di Jenewa yang diselenggarakan  pada 16-24 Mei 2011.

Sidang tertinggi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan dihadiri 193 negara anggotanya itu mengangkat tema “Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular”.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Kesehatan, drg Murti Utami, MPH, yang juga anggota delegasi RI, mengatakan Menteri Kesehatan berpidato di WHA pada sidang hari kedua, Selasa (17/5).

Menekankan pada status dan prioritas pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular; serta penuntasan pembahasan “Kerangka Kesiapan Pandemi Influenza untuk Virus dan Akses pada Vaksin dan Manfaat Lainnya” yang dipelopori dan diperjuangkan Indonesia sejak tahun 2007.

Selain “Kerangka Kesiapan Pandemi Influenza untuk Virus dan Akses pada Vaksin dan Manfaat Lainnya”; resolusi yang dibahas pada WHA kali ini adalah “Struktur Pembiayaan Kesehatan dan Universal Coverage”; “Penguatan Tenaga Kesehatan”; “Penguatan Kapasitas dan Ketahanan Sistem Kesehatan Nasional dalam Kedaruratan dan Penanggulangan Bencana”; “Penguatan Keperawatan dan Kebidanan”; “Penguatan Dialog Kebijakan Kesehatan untuk Membangun  Kebijakan, Strategi dan Perencanaan  yang Lebih Kuat”; “Malaria”; “Pencegahan Kecelakaan pada Anak”; “Mekanisme Pengendalian dan Pencegahan Kolera”.

Dilaporkan, bahwa WHA juga membahasa sejumlah topik teknis lainnya yaitu: MDGs bidang kesehatan, Penguatan Sistem Kesehatan, Imunisasi, HIV, Obat Palsu/Substandard; Eradikasi Cacar Air; Pencegahan dan Pengendalian Penyakit-penyakit Tidak Menular; Gizi pada Anak; dan Risiko Kesehatan Anak Muda.

Adapun delegasi RI pada WHA ke-64 ini terdiri dari Kepala Perwakilan Tetap RI untuk PBB di Jenewa/Duta Besar Dian Triansyah Djani; Direktur Jenderal P2PL, Prof Tjandra Yoga Aditama; Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan, dr Supriyantoro; Staf Khusus Menteri Kesehatan  Bidang Hubungan Kerjasama Internasional dan Kelembagaan, Drs Bambang Guritno, MIA; Deputi Badan POM Dra.Lucky Slamet; Direktur Penanggulangan Penyakit Tidak Menular dr.Azimal; Kepala Pusat Kerjasama Luar Negeri, Dra. Niniek K. Naryatie; dan Direktur Bina Produksi dan Distribusi Kefarmasian, Drs.Bahdar J.Hamid.

Begitu berdasar rilis yang disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI.

(Chaerunnisa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya