Semangat Peter Sie di Dunia Fesyen Takkan Mati

Dwi Indah Nurcahyani, Jurnalis
Sabtu 02 April 2011 13:05 WIB
Peter Sie (Foto: Ist.)
Share :

DEDIKASI Sie pada dunia fesyen memang begitu besar dan semua sumbangsih tersebut dilakukannya dengan sepenuh hati. Kini, meski raganya sudah tiada, buah karya Sie akan menjadi kekayaan dunia fesyen Tanah Air.

Dunia fesyen yang menjadi pijakan kariernya sejak dekade 50-an terus dijalaninya dengan sepenuh hati meskipun pasang surut terus mewarnai. Saat memulai karier selepas studi di Belanda, Sie mendapat banyak pelanggan yang umumnya nyonya-nyonya Tionghoa. Dari sana nama Sie mulai dikenal dan tak lama berselang sudah melakukan pameran di Hotel Des Indes (kini dikenal kompleks pertokoan Duta Merlin).

Ya, masa tersebut mungkin menjadi masa keemasan bagi sang maestro. Sie bekerja dengan tekun setiap hari untuk memenuhi pesanan yang berdatangan. Namun, pada 1974 Sie sempat terkena krisis meski beberapa waktu kemudian berhasil dilaluinya.
Tahun 80-an Sie sempat vakum dari dunia mode dan kembali muncul pada 2001 lewat sebuah pameran sekaligus peluncuran otobiografinya. Sepertinya, semangat Sie memang tak pernah padam di dunia mode tanah air.

"Beliau selalu berkata bahwa dirinya akan bekerja untuk dunia mode. Kalimat itu selalu diulang-ulangnya sejak dulu, terutama ketika berada di sebuah acara dan ada yang bertanya tentang dedikasinya terhadap dunia mode. Itu adalah suatu kebanggaan untuknya," tutur Susiana Sindhikara selaku sekretaris Peter Sie saat ditemui Okezone di Rumah Duka RS PGI Cikini, Jakarta, Jumat (1/4/2011).

Susiana yang telah mengabdi sejak 1975 tersebut menuturkan, semangat kerja Sie untuk dunia mode tak pernah padam. Sie sangat tekun ketika sudah berada di ruang kerja yang menyatu dengan rumahnya di kawasan Tebet.

"Bapak itu tidak segan lembur untuk menyelesaikan pekerjaannya hingga larut malam," katanya.

Namun semenjak kondisinya menurun sekira dua tahun lalu, Sie mulai mengurangi aktivitasnya dan memercayakan tanggung jawab kepada pegawainya.

"Sejak dua tahun yang lalu aktivitas Beliau tinggal 10 persen dan selama 6 bulan terakhir ini praktis tidak beraktivitas sama sekali karena kondisi kesehatan yang terus menurun," ujarnya.

Kemarin, Sie berpulang menghadap Tuhan. Secara fisik, pengabdiannya untuk dunia mode memang terhenti namun semangatnya tetap memenuhi jiwa para insan mode berbakat tanah air.

"Bapak itu bangga dengan desainer muda Tanah Air yang banyak bermunculan. Beliau ingin karya anak bangsa dikenal masyarakat internasional dan akhirnya mendunia," begitulah impian Sie seperti dituturkan Susi.

(Fitri Yulianti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya