Siasati Camilan Cepat Saji untuk si Kecil

Mom & Kiddie, Jurnalis
Minggu 24 Oktober 2010 13:12 WIB
Anak membawa bekal dari rumah (Foto: Getty Images)
Share :

LEPAS dari usia bayi dan balita, kadang moms cenderung lupa untuk memberikan si kecil makanan dengan gizi seimbang. Cukup nasi plus lauk pauk, tanpa sayur. Bahkan tak jarang langsung memberikan makanan siap saji jika si kecil tak mau makan. Toh, sang buah hati sudah laiknya orang dewasa yang bisa mengonsumsi segalanya.

Pemaparan Ika Ermawati (Instalasi Gizi), dari Rumah Sakit Royal Progress berikut bisa menjadi informasi untuk Anda memvariasikan menu bagi si kecil:

Beri Pengertian

Anak yang pilah-pilih makanan kadang membuat moms kebingungan. Apalagi jika dia lebih suka makanan atau camilan cepat saji ketimbang masakan moms di rumah. Kalau sudah begini, tak heran jika orangtua akan menuruti kemauan si anak. "Yang penting dia mau makan", begitu anggapan Moms.

Jika hal ini dibiarkan, anak menjadi tidak sehat, lantaran nutrisi dan gizi yang mereka butuhkan tidak seimbang. Jelaskan kepada anak sejak dini mana makanan yang sehat dan mana yang tidak.

Misal, ketika melihat teman sepermainannya jajan di luar, umumnya si kecil tertarik untuk mencoba. Beri pengertian agar dia tidak jajan sembarangan di sekolah, karena belum tentu jajanan tersebut bersih dan sehat.

Namun, bukan berarti si kecil tak boleh menyantap makanan cepat saji, lho! moms bisa mengajaknya seminggu atau sebulan sekali untuk menikmati makanan seperti pizza, burger, kentang goreng atau menu lainnya bersama keluarga.

Bawa Bekal ke Sekolah

Membawa bekal ke sekolah yang padat akan nilai gizi sangat diperlukan untuk aktivitas fisik anak dan perkembangan tumbuh kembangnya. Agar si kecil semangat membawa dan menyantap bekal yang diberikan oleh Moms, ada baiknya ikuti tip berikut:

- Minta pendapat mereka tentang bekal menu yang akan dibawa ke sekolah keesokan harinya, yang membuat adanya nafsu makan kepada anak.

- Libatkan mereka dalam mengatur menu yang mereka inginkan agar tidak bosan. Variasikan bahan dasar harian, seperti roti, kentang, mie, nasi, pancake, dan lainnya. Jangan lupa selipkan sayuran di dalamnya.

- Berikan makanan yang tidak beraroma tajam. Umumnya anak tidak menyukai makanan dengan bumbu menyengat.

- Variasikan teknik memasak seperti dipanggang, digoreng, atau dikukus.

- Sajikan semenarik mungkin seperti dilipat, digulung ataupun diberi hiasan dengan buah atau sayuran. Misal, bentuklah timun, tomat dan telur seperti muka tersenyum, mereka pasti bersemangat untuk mencicipinya.

- Gunakan tempat bekal dengan tema, bentuk dan warna yang disukai anak, seperti cetakan bentuk bunga, hewan atau tokoh kartun dan hiasan dengan bentuk lucu dan menarik.

(Chaerunnisa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya