
Pohon alpukat memiliki pola pertumbuhan yang membuat hasil panen dapat berubah dari satu tahun ke tahun berikutnya. Fenomena ini dikenal sebagai _alternate bearing_, yaitu kondisi ketika pohon menghasilkan panen melimpah pada satu tahun, kemudian mengalami penurunan produksi pada tahun berikutnya.
Salah satu penyebabnya adalah kebutuhan sumber daya untuk menopang buah yang sedang berkembang. Ketika sebagian besar energi pohon digunakan untuk mempertahankan dan membesarkan buah, pertumbuhan tunas baru yang akan mendukung pembungaan berikutnya dapat terhambat.
Tunas baru penting karena bunga dan buah pada musim berikutnya berkembang melalui siklus pertumbuhan yang saling berkaitan. Jika jumlah tunas produktif berkurang, potensi panen selanjutnya juga dapat menurun.
Karena itu, banyaknya buah pada tahun ini belum tentu menjadi tanda bahwa pohon akan menghasilkan jumlah yang sama pada tahun depan.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.