JAKARTA - Mangga menjadi buah yang digemari karena rasanya manis dan menyegarkan. Buah tropis ini banyak dicari saat memang sudah memasuki musimnya. Selain membeli bibit di toko tanaman, kamu juga bisa mencoba menanam pohon mangga sendiri dari biji buah yang sudah dikonsumsi.
Cara ini cukup mudah dilakukan, tetapi membutuhkan kesabaran dan perawatan yang tepat agar biji bisa tumbuh menjadi tanaman yang sehat. Pohon mangga membutuhkan sinar matahari yang cukup, suhu hangat, serta tanah dengan drainase yang baik untuk mendukung pertumbuhannya.
Melansir The Spruce, pohon mangga bisa tumbuh dengan baik di wilayah beriklim tropis dan subtropis yang hangat. Tanaman ini juga bisa ditanam di dalam pot, terutama jika memilih varietas yang berukuran lebih kecil.
Menanam pohon mangga dari biji bisa menjadi kegiatan berkebun yang menyenangkan. Berikut langkah-langkah yang bisa kamu ikuti.
Biji mangga sebenarnya berada di dalam lapisan luar yang keras dan berserat. Karena itu, kamu perlu membuka lapisan tersebut secara hati-hati untuk mengambil biji di dalamnya.
Pastikan biji yang digunakan dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Hindari merusak bagian dalam biji saat membuka lapisan pelindungnya agar peluang tumbuh tetap terjaga.
Setelah dibersihkan, buka lapisan luar biji mangga dengan hati-hati menggunakan alat yang sesuai. Di dalamnya terdapat biji yang nantinya akan berkecambah.
Lakukan proses ini dengan pelan agar bagian dalam biji tidak terluka. Biji yang telah dikeluarkan bisa langsung digunakan untuk proses perkecambahan.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu biji mangga berkecambah. Salah satunya adalah dengan meletakkan biji di atas wadah berisi air, sehingga bagian biji dapat memperoleh kelembapan yang dibutuhkan untuk menumbuhkan akar.
Cara lainnya, tanam biji dalam wadah berisi media semai. Letakkan biji dengan bagian yang menggembung menghadap ke atas, lalu tutupi dengan media tanam setebal sekitar 1,3 cm.
Jaga suhu lingkungan tetap hangat, idealnya di atas 21 derajat celsius. Media tanam juga perlu dijaga agar tetap lembap, tetapi tidak sampai tergenang air.
Dalam kondisi yang sesuai, biji mangga dapat mulai berkecambah dalam waktu sekitar dua minggu. Namun, waktu perkecambahan bisa berbeda bergantung pada kondisi biji dan lingkungan.
Bibit yang sudah berkecambah sebaiknya dipindahkan ke wadah yang lebih besar ketika memasuki musim pertumbuhan kedua. Gunakan media tanam yang memiliki drainase baik agar akar tidak terlalu lama terendam air.
Pilih pot dengan lubang drainase di bagian bawah. Kamu juga bisa menggunakan media tanam untuk tanaman jeruk atau palem yang sesuai untuk pertumbuhan mangga.
Setelah berhasil menanam biji mangga, perawatan rutin menjadi faktor penting untuk mendukung pertumbuhannya, antara lain:
Menanam mangga dari biji membutuhkan waktu cukup lama sebelum tanaman menghasilkan buah. Pohon mangga yang ditanam dari biji umumnya membutuhkan waktu sekitar lima hingga delapan tahun untuk mulai berbuah. Sebagai perbandingan, bibit mangga yang diperoleh dari pembibitan dapat mulai menghasilkan buah dalam waktu sekitar empat tahun.
Jadi, menanam mangga dari biji bisa menjadi cara sederhana untuk memulai kegiatan berkebun di rumah. Dengan biji yang sehat, media tanam yang tepat, sinar matahari yang cukup, dan perawatan konsisten, kamu dapat menumbuhkan pohon mangga sendiri. Namun, perlu diingat bahwa tanaman dari biji membutuhkan waktu dan belum tentu menghasilkan buah seperti mangga asalnya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.