Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sering Sendawa? Dokter Ungkap Tanda Bahaya yang Perlu Diwaspadai

Agustina Wulandari , Jurnalis-Senin, 12 Oktober 2026 |17:05 WIB
Sering Sendawa? Dokter Ungkap Tanda Bahaya yang Perlu Diwaspadai
Ilustrasi bersendawa. (Foto: dok 8photo/Magnific)
A
A
A

JAKARTA - Bersendawa setelah makan merupakan hal yang wajar. Kebiasaan ini membantu tubuh mengeluarkan udara berlebih dari saluran pencernaan. Namun, bagaimana jika kamu terus-menerus bersendawa sepanjang hari, bahkan ketika tidak sedang makan?

Melansir Hindustan Times, sendawa yang terlalu sering dan berlangsung terus-menerus terkadang bisa menjadi petunjuk adanya masalah kesehatan pada saluran pencernaan. 

Dokter Sandip Pal, Konsultan Senior Gastroenterologi Intervensi dan Hepatologi, menjelaskan bahwa sendawa memang sering terjadi akibat udara yang tertelan. Namun, pada sebagian orang, kondisi ini juga bisa berkaitan dengan gangguan pencernaan yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Sendawa merupakan respons alami tubuh untuk mengeluarkan udara yang tertelan melalui mulut. Menurut dr. Pal, seseorang rata-rata bisa bersendawa sekitar 30 kali sehari.

Ada beberapa kebiasaan dan kondisi yang dapat membuat seseorang lebih sering bersendawa, yakni makan dan minum terlalu cepat, mengonsumsi makanan dan minuman tertentu, stres dan kecemasan, dan menelan udara secara berlebihan.

Kapan Sendawa Bisa Jadi Masalah Serius?

Sesekali bersendawa biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Namun, jika keluhan berlangsung terus-menerus atau disertai gejala lain, sebaiknya jangan langsung menganggapnya sebagai masalah gas biasa.

Dokter Pal menjelaskan beberapa tanda bahaya yang perlu diperhatikan.

  • Nyeri yang tidak diketahui penyebabnya
  • Kesulitan menelan
  • Perdarahan pada saluran pencernaan
  • Berat badan turun tanpa sebab yang jelas
  • Demam, kelelahan, dan tubuh terasa lemah
  • Perubahan nafsu makan

Bagaimana Jika Sendawa Terlalu Sering?

Jika sering bersendawa setelah makan, kamu bisa mulai dengan memperhatikan kebiasaan sehari-hari. Makan secara perlahan, menghindari minuman berkarbonasi, dan mengenali makanan yang memicu gas dapat membantu mengurangi keluhan pada sebagian orang.

Mengelola stres juga bisa membantu jika sendawa berkaitan dengan kebiasaan menelan udara saat merasa cemas. Meski begitu, perubahan kebiasaan tidak selalu cukup untuk mengatasi sendawa yang terus-menerus. Jika keluhan tidak kunjung membaik, mengganggu aktivitas sehari-hari, atau disertai tanda bahaya seperti kesulitan menelan, muntah berulang, penurunan berat badan tanpa sebab, maupun perdarahan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Perlu diingat, penyebab sendawa berlebihan bisa berbeda pada setiap orang. Dokter akan menilai gejala yang dialami dan menentukan apakah diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement