JAKARTA - Olahraga bersama anak bisa jadi salah satu cara menyenangkan untuk tetap aktif. Namun, bagaimana jika orang tua ingin berlari sambil menggendong si kecil? Apakah cara tersebut aman atau justru berisiko?
Dokter Spesialis Anak, dr. Aisya Fikritama, menjelaskan bahwa berlari bersama anak sebenarnya boleh dilakukan. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama usia dan kesiapan anak.
Menurutnya, anak umumnya sudah bisa diajak berlari menggunakan stroller ketika berusia sekitar enam bulan atau lebih, dengan catatan sudah memiliki kontrol kepala dan leher yang baik.
“Lari bersama bayi atau anak bisa dilakukan, dengan memperhatikan usia dan kesiapan anak,” tulis dr. Aisya pada unggahan di Instagram pribadinya, dikutip Rabu (7/10)
Dokter Aisya melanjutkan, ketika anak digendong sambil berlari, tubuh anak akan menerima guncangan yang lebih besar. Kondisi tersebut dapat membuat anak lebih mudah mengalami kelelahan, dehidrasi, hingga gangguan pernapasan.
Sementara bagi orang tua, membawa beban tambahan saat berlari juga dapat membuat tubuh lebih cepat lelah. Keseimbangan pun bisa terganggu, sehingga risiko terjatuh menjadi lebih besar.
Karena itu, menurut dr. Aisya, menggendong anak bukanlah pilihan yang tepat jika orang tua ingin melakukan aktivitas lari.