Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Menanam Pohon Alpukat di Rumah, Bisa Dimulai dari Sisa Buah

Agustina Wulandari , Jurnalis-Rabu, 07 Oktober 2026 |07:05 WIB
Cara Menanam Pohon Alpukat di Rumah, Bisa Dimulai dari Sisa Buah
Ilustrasi cara menanam pohon alpukat. (Foto: dok chadlervid85/Magnific)
A
A
A

JAKARTA - Biji alpukat yang biasanya langsung dibuang ternyata bisa dimanfaatkan untuk menumbuhkan tanaman baru. Menanam alpukat dari biji juga cukup mudah dan bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu menggunakan air atau langsung menanamnya di tanah.

Namun, jika berharap tanaman cepat menghasilkan buah, prosesnya membutuhkan kesabaran. Pohon alpukat yang ditanam dari biji dapat membutuhkan waktu sekitar 5–13 tahun atau bahkan lebih untuk berbuah. Selain itu, buah yang dihasilkan belum tentu memiliki karakter yang sama persis dengan alpukat asal bijinya. 

Meski begitu, menumbuhkan alpukat dari biji tetap bisa menjadi kegiatan menarik untuk dilakukan di rumah. Berikut langkah-langkahnya seperti yang dilansir dari Southern Living.

1. Menumbuhkan biji alpukat di air

Cara ini cukup populer karena perkembangan akar bisa terlihat dengan jelas. Siapkan biji alpukat, wadah atau stoples kaca, air, dan beberapa tusuk gigi.

Pertama, cuci biji alpukat hingga bersih dari sisa daging buah. Isi wadah dengan air hampir penuh. Perhatikan bentuk bijinya. Bagian yang lebih lebar ditempatkan di bawah, sedangkan bagian yang lebih runcing menghadap ke atas. Tancapkan beberapa tusuk gigi di sisi biji, kira-kira di bagian tengah, kemudian letakkan biji di atas wadah sehingga tusuk gigi menahannya.

Pastikan sekitar 2,5 sentimeter bagian bawah biji terendam air. Letakkan di tempat yang mendapatkan cahaya matahari dan tambahkan air jika jumlahnya berkurang. 

Akar biasanya mulai tumbuh dalam waktu sekitar 2–6 minggu. Jika setelah 6–8 minggu tidak menunjukkan perkembangan, biji tersebut bisa diganti dengan yang baru.

Ketika batang sudah tumbuh sekitar 15–18 sentimeter, potong hingga tersisa sekitar 7–8 sentimeter. Cara ini dilakukan untuk membantu mendorong pertumbuhan batang dan akar yang lebih kuat.

2. Langsung tanam biji di tanah

Kalau tidak ingin repot menggunakan air dan tusuk gigi, biji alpukat juga bisa langsung ditanam. Bahkan, cara ini disebut lebih cepat dan mudah.

Siapkan pot berukuran sekitar 20 sentimeter dan pastikan memiliki drainase yang baik. Isi dengan media tanam, lalu masukkan biji dengan bagian lebar menghadap ke bawah dan bagian runcing di atas.

Jangan menutup seluruh biji dengan tanah. Bagian atas biji sebaiknya tetap terlihat di permukaan. Setelah itu, letakkan pot di dekat jendela yang mendapat cahaya matahari dan jaga agar tanah tetap lembap. 

Ketika batang sudah memiliki beberapa pasang daun, bagian ujungnya bisa dipangkas atau dicubit untuk mendorong tanaman tumbuh lebih rimbun.

3. Pindahkan ke pot yang lebih besar

Jika menggunakan metode air, bibit bisa dipindahkan ke pot setelah akarnya sudah tebal dan panjangnya sekitar 7,5 sentimeter, serta batang kembali memiliki daun.

Gunakan pot berukuran sekitar 20–25 sentimeter dengan lubang drainase. Isi dengan tanah yang kaya bahan organik, lalu tanam bibit dengan setengah bagian atas biji tetap berada di atas permukaan tanah.

Siram hingga cukup basah, kemudian letakkan di tempat yang mendapatkan cahaya terang tetapi tidak langsung mengenai tanaman secara berlebihan. 

Ketika batang mencapai sekitar 30 sentimeter, pangkas hingga tersisa sekitar 15 sentimeter. Pemangkasan ini bisa diulangi setiap kali batang bertambah sekitar 15 sentimeter untuk membantu tanaman tumbuh lebih rimbun.

4. Perhatikan penyiramannya

Tanaman alpukat membutuhkan cahaya terang tidak langsung dan tanah yang lembap. Namun, jangan sampai tanah terlalu basah atau tergenang.

Tanaman juga sesekali membutuhkan penyiraman yang lebih dalam. Setelah tanaman berusia satu tahun, pupuk tanaman dengan pupuk seimbang pada musim semi dan musim panas, sesuai kondisi tanaman dan petunjuk produk. 

Jika pot diletakkan di luar ruangan saat cuaca hangat, tanaman sebaiknya kembali dibawa ke dalam ruangan ketika suhu malam turun hingga sekitar 7 derajat Celsius.

Menanam alpukat dari biji lebih cocok dijadikan kegiatan berkebun yang menyenangkan daripada cara cepat mendapatkan buah. Jika ingin pohon yang lebih cepat menghasilkan buah, membeli bibit pohon alpukat dari pembibitan bisa menjadi pilihan. Meski begitu, bibit tersebut juga tetap membutuhkan waktu beberapa tahun sebelum menghasilkan buah. 

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement