Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Punya Kolesterol Tinggi? Ini Waktu yang Tepat untuk Sarapan 

Mei Sada Sirait , Jurnalis-Senin, 05 Oktober 2026 |10:05 WIB
Punya Kolesterol Tinggi? Ini Waktu yang Tepat untuk Sarapan 
Ilustrasi waktu sarapan untuk penderita kolesterol tinggi. (Foto: dok Magnific/onlyyouqj)
A
A
A

JAKARTA - Sarapan bukan cuma soal apa yang masuk ke piring, tetapi juga kapan makanan pertama dikonsumsi. Ternyata, bagi orang yang memiliki kolesterol tinggi, waktu sarapan adalah hal yang perlu diperhatikan.

Orang dengan kolesterol tinggi disarankan sarapan sekitar dua jam setelah bangun tidur. Kebiasaan makan sarapan secara rutin juga berkaitan dengan kadar LDL atau kolesterol “jahat” yang lebih rendah. 

Sebaliknya, melewatkan sarapan justru dikaitkan dengan sejumlah masalah kesehatan. Kebiasaan tidak sarapan justru disebut dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi.

Bukan cuma kolesterol, kebiasaan melewatkan sarapan juga disebut berkaitan dengan tekanan darah tinggi, kenaikan berat badan, penyakit jantung dan pembuluh darah, hingga diabetes tipe 2. 

Sarapan untuk Menjaga Kolesterol

Lalu, sarapan seperti apa untuk membantu menjaga kolesterol?

- Perbanyak buah dan sayur

Buah dan sayuran mengandung vitamin, mineral, serat, serta berbagai senyawa tumbuhan yang bermanfaat bagi tubuh. Menambahkannya ke menu sarapan bisa menjadi salah satu cara sederhana untuk membuat makanan pagi lebih bernutrisi. 

- Pilih makanan tinggi serat

makan oatmeal sebelum tidur
Oatmeal, makanan tinggi serat. (Foto: dok Magnific)

Oatmeal, sereal dari gandum utuh, dan buah segar bisa menjadi pilihan. Makanan tinggi serat membantu pencernaan dan dapat mengurangi jumlah kolesterol yang diserap oleh usus. 

- Batasi bacon dan sosis

Daging olahan seperti bacon dan sosis sebaiknya tidak terlalu sering menjadi menu sarapan. Makanan tersebut mengandung lemak jenuh dan natrium yang cukup tinggi, yang dapat berkontribusi terhadap meningkatnya kadar LDL. 

- Jangan berlebihan dengan makanan tinggi garam

Garam memang tidak secara langsung meningkatkan kadar kolesterol. Namun, terlalu banyak natrium dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan masalah kardiovaskular lainnya. 

- Tambahkan sumber omega-3

Ikan Salmon
Ikan salmon. (Foto: dok Ist)

Ikan seperti salmon dan trout serta beberapa jenis yogurt dapat menjadi sumber lemak sehat omega-3. Asupan omega-3 disebut dapat membantu menurunkan LDL dan trigliserida. 

Jadi, bagi orang yang memiliki kolesterol tinggi, perhatian tidak cukup hanya diberikan pada jenis makanan yang dikonsumsi. Membiasakan sarapan dalam waktu sekitar dua jam setelah bangun dan memilih makanan tinggi serat dan rendah lemak jenuh, dapat menjadi bagian dari pola makan yang lebih mendukung kesehatan jantung.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement