Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wajib Tahu! Pertolongan Pertama saat Mengalami Keracunan Makanan

Agustina Wulandari , Jurnalis-Jum'at, 04 September 2026 |21:05 WIB
Wajib Tahu! Pertolongan Pertama saat Mengalami Keracunan Makanan
Ilustrasi anak keracunan makanan. (Foto: dok Magnific)
A
A
A

JAKARTA - Kasus keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis atau MBG kembali terulang. Kali ini, kasus tersebut terjadi di Pondok Pesantren Manbaul Hikam Putat Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur. Dari kasus tersebut, tercatat ada lebih dari 700 siswa yang mengalami keracunan. 

Kasus keracunan makanan bisa terjadi kapan saja. Biasanya ketika seseorang mengonsumsi makanan yang terkontaminasi. Saat makanan disimpan sembarangan, bakteri seperti E. coli, Salmonella, Campylobacter, hingga Listeria bisa tumbuh cepat dan merusak kualitas makanan tersebut.

Melansir website Kementerian Kesehatan RI, gejala keracunan makanan umumnya meliputi perut kembung, mual, muntah, hingga diare. Supaya kondisi tidak makin memburuk, ikuti beberapa langkah penanganan awal berikut:

Cukupi Cairan Tubuh

Muntah dan diare bisa memicu dehidrasi parah. Minum air putih sedikit demi sedikit tetapi sering. Kamu juga bisa mengonsumsi minuman elektrolit atau kuah sup hangat untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang.

Pilih Makanan yang Tepat

Saat gejala muncul, istirahatkan dulu pencernaanmu selama beberapa jam. Setelah mulai nyaman, santap makanan yang mudah dicerna, rendah lemak, dan tidak berserat tinggi, seperti bubur, kentang rebus, pisang, atau madu. Hindari makanan pedas, berminyak, asam, serta minuman berkafein, alkohol, atau susu.

Hindari Obat Tanpa Resep Dokter

Diare dan muntah sebenarnya cara alami tubuh untuk mengeluarkan racun. Hindari meminum obat antidiare (seperti loperamide) tanpa resep, karena justru bisa menahan racun di dalam tubuh. Begitu juga dengan antibiotik, obat ini tidak efektif untuk keracunan yang disebabkan oleh virus atau parasit.

Konsumsi Jahe atau Probiotik

Ilustrasi minum air jahe. (Foto: dok Magnific)
Ilustrasi minum air jahe. (Foto: dok Magnific)

Minum air seduhan jahe hangat bisa membantu meredakan mual dan menenangkan saluran pencernaan. Konsumsi makanan mengandung probiotik seperti yoghurt untuk membantu memulihkan kondisi usus.

Istirahat yang Cukup

Sistem kekebalan tubuh butuh energi ekstra untuk melawan bakteri penyebab keracunan. Pastikan istirahat total agar kondisi fisik cepat pulih.

Jika muntah terus menerus, muncul tanda dehidrasi berat, atau gejala tidak membaik dalam 1–2 hari, segera konsultasikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement