JAKARTA - Pemblokiran rekening milik aktivis asal Pati, Supriyono alias Botok, memicu reaksi dari sejumlah nasabah Bank Mandiri di media sosial. Kekecewaan tersebut bahkan ditunjukkan melalui aksi menggunting kartu ATM sebagai bentuk protes.
Rekening Supriyono diketahui digunakan untuk menyimpan uang pribadi sekaligus menerima donasi untuk aksi warga. Rekening tersebut disebut memiliki saldo sekitar Rp80,9 juta ketika pemblokiran dilakukan pada Jumat (21/8/2026), menjelang rencana demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada Kamis (27/8/2026).
Bank Mandiri kemudian menyatakan bahwa pemblokiran rekening tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum. Pihak bank juga menyebut tindakan tersebut telah dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Kabar pemblokiran tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah netizen menyerukan agar nasabah memindahkan saldo mereka dari Bank Mandiri sebagai bentuk kekecewaan.
Tak hanya berupa seruan, muncul pula aksi nasabah yang menggunting kartu ATM Bank Mandiri. Salah satu video aksi tersebut diunggah oleh akun Threads @luthfi_erl dengan keterangan, “Udah ngerasa gak aman, bye mandiri”.
Dalam video tersebut, pemilik akun terlihat menggunting kartu ATM Bank Mandiri hingga kartu tersebut terpotong. Unggahan itu kemudian mendapat beragam respons dari warganet.
Beberapa netizen bahkan membagikan video serupa yang memperlihatkan aksi memotong kartu ATM Bank Mandiri. Mereka menganggap tindakan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap warga yang berencana mengikuti aksi demonstrasi.
“Big respect buat kk pembuat utas, semoga protes dari kita” ini, khususnya aku yg gabisa ikut demo turun langsung ke lokasi, menjadi salah satu bentuk dukungan utk yg demo besok,” tulis akun lydia***.
“@bankmandiri Lu salah pilih lawan. Rakyat lu lawan,” tulisnya.
Respons lainnya menyoroti dampak polemik tersebut terhadap kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan. Seorang netizen bahkan menyebut persoalan tersebut tidak hanya berpotensi memengaruhi Bank Mandiri, tetapi juga bank lainnya.
“Akhirnya BANK MANDIRI kena getahnya di tinggalkan nasabahnya ini juga berlaku buat BANK LAIN Aku pada mu brooo,” tulisnya.
Gelombang kritik terhadap Bank Mandiri tidak hanya terlihat melalui aksi menggunting kartu ATM. Kolom komentar akun Instagram resmi Bank Mandiri juga disebut ramai dipenuhi komentar netizen setelah kabar pemblokiran rekening Supriyono mencuat.
Sebelumnya, pihak Bank Mandiri menyatakan bahwa pemblokiran dilakukan atas permintaan aparat penegak hukum. Bank Mandiri juga menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan keputusan sepihak untuk menghentikan rencana aksi.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.