Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dokter Tirta Tulis Lima Refleksi Jelang Hari Kemerdekaan, Singgung Perbaikan Faskes dan BPJS

Niko Prayoga , Jurnalis-Sabtu, 15 Agustus 2026 |14:52 WIB
Dokter Tirta Tulis Lima Refleksi Jelang Hari Kemerdekaan, Singgung Perbaikan Faskes dan BPJS
Dokter Tirta Tulis Lima Refleksi Jelang Hari Kemerdekaan, Singgung Perbaikan Faskes dan BPJS (Foto: Instagram)
A
A
A

JAKARTA — Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, dr. Tirta Mandira Hudhi menyampaikan lima refleksi yang menurutnya perlu menjadi perhatian dalam pembangunan Indonesia. Melalui media sosial, dokter sekaligus influencer kesehatan tersebut menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari kesejahteraan guru, pemerataan fasilitas kesehatan, hingga sistem BPJS.

Dalam unggahannya, dr. Tirta mengawali refleksi dengan menyampaikan keyakinannya terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia. Namun, ia mengingatkan bahwa integritas dapat terancam ketika seseorang dikuasai oleh keserakahan.

"Sebuah refleksi menjelang kemerdekaan: Aku selalu percaya negara ini ga kekurangan orang pinter, orang jujur dan orang ber integritas. Cuma kalo sudah dikuasai ketamakan, mau dikasi 5-10-15-20milyar pun ga akan cukup," tulis dr. Tirta, dikutip Sabtu (15/8/2026).

Ia kemudian menyampaikan lima harapan yang berkaitan dengan berbagai sektor. Menurutnya, aspirasi tersebut disampaikan melalui platform yang dimilikinya agar dapat menjadi masukan bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan.

"Harapanku buat negara ini ada 5 sebenarnya, bebas nyampe ke pejabat apa ga. Setidaknya aku udah berusaha menggunakan platform ku buat aspirasi," ucap dia.

1. Perbaikan gaji dan tunjangan guru

Harapan pertama yang disampaikan dr. Tirta berkaitan dengan kesejahteraan tenaga pendidik. Ia berharap pemerintah dapat meningkatkan gaji dan tunjangan guru agar profesi tersebut mendapatkan dukungan yang lebih baik.

2. Pemerataan fasilitas kesehatan

Selanjutnya, dr. Tirta menyoroti kondisi fasilitas kesehatan, terutama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ia berharap kualitas Puskesmas dan RSUD dapat diperbaiki sekaligus pemerataannya ditingkatkan di berbagai wilayah Indonesia.

"Adapun kelima harapanku adalah: perbaiki gaji dan tunjangan guru, perbaiki fasilitas kesehatan utamanya tingkat puskesmas dan RSUD agar merata di Indonesia," lanjut dr. Tirta.

3. Penyederhanaan sistem BPJS

Persoalan BPJS Kesehatan juga masuk dalam refleksinya. Ia menilai masyarakat masih membutuhkan edukasi dan literasi yang lebih luas mengenai sistem BPJS.

Menurutnya, pemahaman mengenai layanan dan mekanisme BPJS perlu diperkenalkan sejak tingkat pendidikan dasar. Langkah tersebut dinilai dapat membantu masyarakat memahami sistem kesehatan dan mengurangi potensi kesalahpahaman.

"Perbaiki sistematika BPJS, perbanyak edukasi literasi BPJS dari tingkat pendidikan dasar, agar mencegah konflik horizontal," tulis dia.

4. Pangkas pengeluaran yang tidak penting

Poin berikutnya berkaitan dengan efisiensi anggaran pemerintah. dr. Tirta meminta agar pengeluaran yang dinilai tidak mendesak dapat dikurangi.

Ia menyinggung beban pajak yang harus ditanggung masyarakat sehingga penggunaan anggaran negara, menurutnya, perlu dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan.

"Potong pengeluaran ga penting, kasian warga udah dibebani pajak ini itu dengan alasan "penyerapan" tapi ya tolong jangan boros2 amat kalo keluarin duit," tutur dr. Tirta.

5. Perbaiki komunikasi publik pejabat

Harapan terakhir yang disampaikan dr. Tirta menyangkut cara pejabat negara berkomunikasi dengan masyarakat. Ia berharap komunikasi publik dapat dilakukan secara lebih terbuka dan tidak menunjukkan jarak dengan rakyat.

"Perbaiki komunikasi publik pejabat2, ga usah "belagak" bos. Kita sama2 rakyat, bedanya ente kepilih mewakili aspirasi dan cuma 5 tahun sekali," pungkas dia.

Melalui lima poin tersebut, dr. Tirta menjadikan momentum kemerdekaan bukan hanya sebagai perayaan, tetapi juga kesempatan untuk menyampaikan sejumlah catatan dan harapan terkait perbaikan kehidupan masyarakat.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement