JAKARTA - Minuman matcha kini jadi tren dan digemari pecinta kuliner. Kalau kamu salah satu penggemar matcha, kamu wajib tahu fakta-fakta di balik teh hijau ini.
Matcha adalah jenis teh hijau yang sudah dinikmati di Tiongkok dan Jepang selama ratusan tahun. Daun tehnya diolah menjadi bubuk yang rasanya jauh lebih pekat daripada teh biasa, jadi pakai sedikit saja sudah terasa banget.
Cara pembuatan matcha sekitar dua minggu sebelum panen, petani memasang penutup di sekitar tanaman teh supaya teduh dan hampir gelap total. Proses ini dipercaya bikin daunnya lebih lembut, manis, dan warnanya lebih cerah.
Setelah dipanen, daunnya dikukus sebentar, dikeringkan, lalu dipanggang di oven sekitar 20 menit. Setelah itu, batang dan rantingnya dibuang, lalu daunnya digiling jadi bubuk.
Walau dari daun yang sama, banyak yang bilang matcha terasa lebih manis dan creamy (berkrim) dibanding teh hijau biasa. Kamu mungkin juga akan merasakan aroma dan rasa agak seperti "rumput", apalagi kalau bubuk yang dipakai agak banyak.
Antioksidan adalah zat dalam makanan yang bisa melindungi sel tubuhmu dari kerusakan. Karena proses pembuatannya yang unik, beberapa penelitian menunjukkan kalau matcha mungkin punya antioksidan lebih banyak dibanding teh hijau tubruk.
Melansir WebMD, berikut beberapa manfaat kesehatan dari matcha:
Kandungan katekin (sejenis antioksidan) dalam matcha bisa membantu soal ini. Katekin sangat bermanfaat kalau tekanan darah atasmu 130 atau lebih, yang mana bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke.
Katekin juga terlihat bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol total. Ini bagus banget karena kolesterol tinggi bisa memicu penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke.
Polifenol dan antioksidan lain dalam matcha (juga teh hijau biasa) bisa membantu melindungi sel tubuh dari kanker. Meski begitu, dokter masih butuh penelitian lebih lanjut untuk memastikan apakah senyawa ini benar-benar bisa mencegah atau menunda penyakit tersebut.
Minum secangkir teh matcha sehari bisa bantu menjaga gigimu tetap sehat. Ini mungkin karena kandungan daunnya yang bisa menjaga keseimbangan asam di mulut, atau karena fluoride yang diserap tanaman dari tanah. Air yang kamu pakai untuk menyeduh juga mungkin mengandung fluoride.
Matcha bisa bikin kamu tetap melek dan fokus. Ini berkat salah satu kandungannya yang paling terkenal: kafein. Tapi jangan berlebihan, ya. Kalau kebanyakan, kamu malah bisa gelisah, deg-degan, dan susah tidur.
Antioksidan polifenol di dalam matcha juga bisa meredakan peradangan, misalnya karena radang sendi (artritis). Selain itu, matcha juga bisa memperlambat kerusakan tulang rawan (jaringan pelindung sendi) akibat artritis.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.