JAKARTA - Benarkah terlalu banyak minum air bisa sebabkan masalah kesehatan? Kondisi ini dikenal dengan nama hiponatremia, terjadi ketika kadar natrium (garam) di dalam darah kamu berada di bawah batas normal. Secara medis, kadar natrium yang kurang dari 135 miliekuivalen per liter (mEq/L) sudah dianggap terlalu rendah.
Ahli kesehatan biasanya sering mengajak untuk mengurangi konsumsi garam demi kesehatan. Namun, dalam hidup ini semuanya butuh keseimbangan. Tubuh tetap butuh kadar air dan natrium yang pas supaya tetap sehat.
Kalau keseimbangannya terganggu, air bisa masuk ke dalam sel-sel tubuh dan bikin sel tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Hal ini bisa sangat berbahaya, apalagi kalau mempengaruhi fungsi otak.
Melansir Cleveland Clinic, gejala hiponatremia bisa muncul secara perlahan dari waktu ke waktu, atau malah terjadi secara mendadak. Beberapa tanda yang perlu kamu perhatikan antara lain kram atau otot terasa lemah, mual dan muntah, lesu, sakit kepala, kebingungan atau linglung, dan kejang
Penyebab paling umum adalah terlalu banyak air di dalam tubuh, sehingga mengencerkan kadar natrium. Padahal, kalau ginjal kamu berfungsi normal, sekadar banyak minum air jarang bikin natrium anjlok. Kondisi ini biasanya baru terjadi kalau kamu sangat dehidrasi (misalnya habis lari maraton) dan kamu cuma minum air putih saja tanpa mengganti elektrolit tubuh yang hilang.
Selain itu, beberapa masalah kesehatan dan faktor lain juga bisa menjadi pemicu, seperti:
Kalau kamu curiga konsumsi kadar garam rendah, jangan buru-buru makan garam sebanyak-banyaknya tanpa anjuran dokter, ya! Pengobatan hiponatremia harus disesuaikan dengan penyebab pastinya. Tergantung tingkat keparahannya, dokter mungkin akan menyuruh kamu untuk membatasi minum air, menyesuaikan dosis obat, memberikan cairan infus, atau meresepkan obat khusus.
Penanganan oleh dokter sangat penting karena kadar natrium tak boleh dinaikkan terlalu cepat. Kalau terlalu cepat, hal ini malah bisa memicu komplikasi kerusakan otak.
Kabar baiknya, kamu bisa menurunkan risiko hiponatremia dengan cara-cara simpel ini:
Intinya, kekurangan garam ternyata sama bahayanya dengan kelebihan garam. Oleh karena itu, selalu perhatikan sinyal dari tubuh kamu dan jaga pola hidup agar tetap seimbang!
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.