Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rasa Deg-degan Ternyata Bisa Bikin Perut Mules, Ini Penjelasan Dokter

Niko Prayoga , Jurnalis-Jum'at, 10 Juli 2026 |20:07 WIB
Rasa Deg-degan Ternyata Bisa Bikin Perut Mules, Ini Penjelasan Dokter
Rasa Deg-degan Ternyata Bisa Bikin Perut Mules, Ini Penjelasan Dokter (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Rasa gugup atau cemas ternyata tidak hanya membuat jantung berdebar, tetapi juga bisa memicu perut terasa mulas hingga muncul keinginan buang air besar. Menurut dokter, kondisi ini berkaitan dengan hubungan antara otak dan sistem pencernaan yang dikenal sebagai gut-brain axis.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Cecep Hermawan, menjelaskan bahwa saat seseorang mengalami stres atau tekanan, otak akan mengirimkan sinyal ke saluran pencernaan. Respons tersebut membuat otot usus menegang sehingga muncul rasa mulas.

"Kalau kamu lagi deg-degan atau banyak pikiran, eh perut tiba-tiba mulas pengen ke WC. Kenapa sih deg-degan bikin mulas? Secara medis ini namanya gut-brain axis*. Pas otak lagi stres, dia otomatis ngirim sinyal panik ke usus. Otot usus jadi menegang, makanya perut melilit,"* kata dr. Cecep, dikutip Jumat (10/7/2026).

Cara Meredakan Rasa Mulas

Menurut dr. Cecep, ada teknik sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu meredakan rasa mulas saat gugup atau cemas. Caranya, letakkan dua jari di bawah pusar, lalu tekan secara perlahan sambil mengatur napas.

"Taruh dua jari pas di bawah pusar, tekan pelan aja, tarik napas lewat hidung 4 detik sampai perut mengembang, terus buang napas lewat mulut 6 detik. Ulangi 5 kali atau sampai rileks," jelasnya.

Teknik tersebut bertujuan mengaktifkan saraf vagus yang berperan mengirimkan sinyal relaksasi ke otak. Ketika otak menjadi lebih tenang, usus juga akan lebih rileks sehingga rasa mulas dapat berkurang.

"Nah, teknik tadi tujuannya buat ngaktifin saraf vagus. Saraf yang ngirim sinyal tenang ke otak. Otak tenang, usus ikut rileks, dan mulasnya mereda," tambah dr. Cecep.

Selain itu, ia menyarankan untuk mengurangi konsumsi minuman berkafein ketika sedang mengalami stres atau rasa gugup. Kafein bersifat stimulan yang dapat mempercepat detak jantung sekaligus membuat usus menjadi lebih sensitif.

"Kopi atau teh itu sifatnya stimulan. Ini bisa bikin detak jantung makin cepat dan usus makin sensitif pas kamu lagi banyak pikiran," ujarnya.

Tak hanya itu, makan dengan porsi kecil tetapi lebih sering serta berjalan kaki santai selama 5–10 menit juga dapat membantu meredakan keluhan. Kebiasaan tersebut dinilai mampu mengurangi ketegangan pada usus sekaligus melancarkan aliran darah.

"Usus lagi tegang jangan dipaksa kerja keras. Makan porsi dikit tapi sering jauh lebih gampang dicerna tubuh dibanding langsung makan porsi besar. Gerak ringan atau jalan kaki santai 5–10 menit bantu ngelancarin aliran darah dan ngurangin ketegangan di area perut," pungkas dr. Cecep.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement