JAKARTA - Jika kamu hampir memasuki usia remaja, kemungkinan besar kamu akan mulai mengalami jerawat. Jerawat adalah hal yang sangat umum dan seolah menjadi bagian normal dari proses pertumbuhan menuju kedewasaan.
Meskipun wajar, melihat jerawat muncul di wajah bisa jadi hal yang menyebalkan. Kabar baiknya, dengan memahami apa itu jerawat dan melakukan beberapa langkah perawatan sederhana, kamu bisa menjaga kulitmu tetap sehat.
Melansir Nemours KidsHealth, jerawat adalah kondisi kulit yang muncul dalam bentuk benjolan. Ada beberapa jenis benjolan jerawat, seperti komedo putih (whiteheads), komedo hitam (blackheads), benjolan merah muda (jerawat biasa), dan benjolan yang berisi nanah.
Lalu, apa penyebabnya? Kulit kita memiliki lubang-lubang kecil yang disebut folikel rambut atau pori-pori. Di dalam pori-pori ini terdapat kelenjar yang menghasilkan sebum (minyak alami untuk melembabkan kulit dan rambut).
Biasanya, kelenjar ini bekerja dengan baik. Namun, terkadang pori-pori bisa tersumbat oleh produksi sebum yang berlebihan, sel-sel kulit mati, dan bakteri. Sumbatan inilah yang akhirnya memicu munculnya jerawat.
Bagi kebanyakan orang, jerawat akan berangsur membaik dan hilang saat mereka memasuki usia 20-an.
Gimana Caranya Atasi Jerawat untuk Anak dan Remaja?
Jika kamu memiliki jerawat, berikut adalah beberapa cara untuk merawat kulitmu:
Cuci wajah dengan lembut menggunakan tangan sebanyak 1 hingga 2 kali sehari. Gunakan air hangat dan sabun cuci muka yang ringan. Selain itu, perhatikan saat menggosok wajah. Jangan terlalu keras karena akan mengiritasi kulit dan memperburuk jerawat.
Jika kamu menggunakan riasan (makeup), pastikan untuk selalu menghapusnya hingga bersih sebelum tidur. Cucilah wajah setelah kamu berolahraga atau banyak berkeringat.
Ada banyak lotion atau krim jerawat yang dijual bebas di apotek. Bicarakan dengan dokter atau apoteker untuk memilih yang paling sesuai. Ikuti petunjuk pemakaian dengan tepat. Oleskan sedikit saja pada awalnya untuk memastikan kamu tidak alergi terhadap produk tersebut.
Perlu diketahui, obat jerawat tidak bekerja dalam semalam dan mungkin membutuhkan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan untuk menunjukkan hasil. Jangan memakai obat melebihi dosis anjuran karena bisa membuat kulitmu merah dan sangat kering. Jika jerawatmu sangat parah, dokter kulit dapat meresepkan obat yang lebih kuat.
Jangan sering menyentuh wajah, serta jangan memencet atau memecahkan jerawat. Jika kamu berambut panjang, ikat atau jauhkan rambut dari wajah dan rutinlah keramas agar minyak rambut tidak menempel di wajah.
Penggunaan topi (seperti topi bisbol) dapat memicu jerawat di sekitar garis rambut. Hindari pemakaian topi jika kamu merasa hal tersebut memperparah jerawatmu.
Banyak anak tetap akan memiliki jerawat meski sudah melakukan pencegahan. Ini adalah hal yang sepenuhnya normal! Jadi tak perlu khawatir dan tetap merawat kulit dengan rutin.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.