Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

MSG Ternyata Tidak Membuat Bodoh, Begini Pendapat Ahli!

Agustina Wulandari , Jurnalis-Senin, 15 Juni 2026 |11:03 WIB
MSG Ternyata Tidak Membuat Bodoh, Begini Pendapat Ahli!
Ilustrasi MSG atau micin. (Foto: dok Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Monosodium Glutamat atau yang akrab dikenal dengan MSG seringkali diduga menurunkan kecerdasan otak anak. Apakah pernyataan ini mitos atau fakta?

MSG dipakai untuk menambahkan rasa gurih pada masakan. MSG atau micin diproduksi melalui proses fermentasi bahan alami seperti tetes tebu, jagung, atau singkong.

Namun, benarkah berbahaya bagi perkembangan otak anak? Lewat Instagram pribadinya, Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Indonesia Prof. Dr. Agustino Zulys, M.Sc mengungkapkan, MSG atau micin menurunkan kecerdasan anak adalah mitos yang tidak ada dasar argumentasi ilmiah yang kuat. 

“Monosodium Glutamat adalah garam dari asam amino glutamat yang berperan penting di dalam protein dan sel-sel baru. Lalu kenapa MSG selalu jadi kambing hitam sebagai menurunnya intelegensi?”

Menurutnya, isu ini menguat karena adanya penelitian pada tikus yang baru lahir, lalu disuntik MSG dengan sangat tinggi dan menunjukkan gangguan perkembangannya. Namun metode penyuntikan dengan dosis ekstrem tidak bisa disamakan dengan pola konsumsi MSG manusia dalam jumlah wajar melalui makanan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement