KULIT anak yang tampak kemerahan dan kering sering kali dianggap masalah biasa akibat cuaca atau alergi ringan. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda awal dermatitis atopi, gangguan peradangan kulit kronis yang umum dialami anak-anak.
Jika tidak ditangani dengan tepat, dermatitis atopi dapat memicu rasa gatal berlebihan, membuat anak tidak nyaman, hingga mengganggu kualitas tidur dan aktivitas sehari-hari. Karena itu, orangtua perlu mengenali gejalanya sejak dini agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Dokter spesialis anak sekaligus influencer kesehatan, dr. Lucky Yogasatria, dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya mengatakan bahwa hal tersebut merupakan tanda-tanda dari Dermatitis Atopi.
"Ini ada video yang nunjukin kalau anak kemerahan, area badannya muncul spot kering di punggung. Ini kalau mereda nih, menjadi warna keputihan yang hilangnya lama, bisa sampai tiga bulan, bikin belang-belang untuk kulit anak. Kondisi ini disebut dengan Dermatitis Atopi," kata dr. Lucky, dikutip Sabtu (16/5/2026).
Ia menjelaskan bahwa pemicu utama dari masalah kulit ini bukanlah sekadar alergi biasa. Melainkan karena kondisi perlindungan kulit pada anak yang lemah.
"Faktor utamanya karena lemahnya skin barrier pada anak," ucap dia.

Dalam kondisi tersebut, dr. Lucky tidak menyarankan penggunaan berbagai macam minyak yang malah membuat kulit bayi semakin iritasi. Justru, ia menekankan pentingnya penggunaan pelembab atau body lotion yang mengandung bahan-bahan spesifik seperti Ceramide dan Panthenol dengan Teknologi Microbiome agar terhindar dari iritasi.
Lebih lanjut, dr. Lucky juga meluruskan anggapan keliru di masyarakat bahwa kulit bayi yang sensitif tidak boleh dipakaikan produk apa pun. Sebaliknya, bayi yang baru lahir justru sangat membutuhkan perlindungan tambahan.
"Justru saat bayi baru lahir, itu harus diberikan lootion kalau pengen skin barrier anaknya lebih kuat. Makanya IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) menyarankan pakai lotion yang berfungsi melembabkan, minimal dua kali sehari," tegas dr. Lucky.
Terakhir, ia mengingatkan agar orangtua tidak melewatkan rutinitas perawatan kulit ini demi kesehatan jangka panjang sang anak.
"Jadi udah jelas ya, enggak ada alasan apapun untuk skip pakai lotion ke anaknya kalau enggak mau kulit anaknya kena Dermatitis Atopi," pungkas dia.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.