JAKARTA – Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, bicara soal peran keluarga dalam menata kualitas manusia. Hal ini disampaikan saat menghadiri acara Women's Inspiration Awards 2026 di Jakarta Concert Hall, iNews Tower, Kamis 30 April 2026 malam WIB.
Saat ini, Indonesia diketahui sedang berada dalam periode krusial yang dikenal sebagai bonus demografi. Jumlah penduduk usia produktif mendominasi struktur populasi. Pemerintah menyadari bahwa melimpahnya jumlah penduduk ini tidak akan memberikan dampak maksimal jika tidak dibarengi dengan kesiapan infrastruktur manusia yang mumpuni.

Isyana Bagoes Oka menegaskan bahwa setelah pembangunan fisik terus digenjot, fokus kini beralih secara fundamental ke arah kualitas sumber daya manusia. Hal ini sejalan dengan visi Asta Cita keempat Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menempatkan manusia sebagai pusat pembangunan.
"Sebetulnya yang disadari oleh pemerintahan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan untuk kita bisa memanfaatkan bonus demografi ini kalau infrastruktur sudah kita perbaiki, maka pembangunan manusia menjadi sangat penting," ujar Isyana di momen talkshow Women's Inspiration Awards 2026.
Meski menyadari posisi tersebut, ia memiliki prinsip kuat. Perubahan status BKKBN menjadi kementerian penuh pada Oktober 2024 lalu merupakan langkah konkret untuk mengawal visi tersebut. Isyana menjelaskan bahwa upaya membangun bangsa yang besar tidak bisa dipisahkan dari kondisi unit-unit sosial terkecil yang ada di tengah masyarakat.
"Ini komitmen nyata bahwa peran keluarga, bagaimana kita memanfaatkan bonus demografi mencapai Indonesia Emas 2045 harus benar-benar dimulai dari unit yang terkecil yaitu keluarga. Peran perempuan tentu saja sangat besar," lanjutnya.
Dalam struktur keluarga, Isyana menyoroti betapa multifungsinya peran seorang ibu yang sering kali menjadi tumpuan utama dalam berbagai aspek kehidupan domestik. Namun, ia juga memberikan catatan penting bahwa kemuliaan peran tersebut tidak boleh membatasi hak perempuan untuk menentukan pilihan hidup dan kariernya sendiri.
"Kita lihat bagaimana peran ibu di rumah bisa melakukan berbagai fungsi yang luar biasa mulai dari seorang dokter pada saat sakit, menjadi guru yang mengajarkan anak-anak, kemudian menjadi akuntan juga,” ujar Isyana.
“Berbagai peran harus bisa dilakukan oleh seorang ibu di rumah, dengan pada saat yang bersamaan kadang-kadang ibu-ibu juga perlu bisa memilih juga atas apa yang memang menjadi keinginannya, memilih untuk bekerja atau pun menjadi ibu rumah tangga," tutupnya.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.